Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Laka Lantas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laka Lantas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Agustus 2017

4 Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan Maut di Karangploso Malang

Malang. bhayangkaraindonesianews.blogspot.co.id – (26/8/2017) Kecelakaan beruntun yang terjadi Jalan Raya Karangploso, Kabupaten Malang yang melibatkan 6 unit kendaraan pada Jum’at sore (25/8). Enam unit kendaraan yang terlibat yakni 2 unit roda empat dan 4 unit kendaraan roda dua.

Kapolsek Karangploso, AKP Farid ketika dikonfirmasi gatekeeper Radio ANDIKA menjelaskan kecelakaan melibatkan :

1. Truk tronton muatan bego

2. Sepeda motor tidak di kenal

3. Sepeda motor honda beat Nopol N 3164 GQ

4. Mikrolet Nopol N 1996 AW

5. Sepeda Motor Yamaha Mio N 5520 G. 

6. Sepeda Motor Honda Beat Nopol N 5976 GA. 

7. Panther Nopol N 1996 AW. 


Kronologi kecelakaan berawal ketika truk tronton muatan bego  berjalan dari barat ( Jl Kertanegara Desa Girimoyo) menuju arah timur (Pertigaan Karanglo Kecamatan Singosari), tiba - tiba mengalami rem blong di Depan Ruko Jalan Kertanegara sehingga mengakibatkan kecelakaan beruntun dan menabrak 6 kendaraan yang ada didepannya, dan berhenti setelah menabrak dua rumah yang ada di lokasi tersebut.

Dari data yang dihimpun di lapangan, 4 orang meninggal dunia antara lain :
1) Warsiti, 45 Tahun warga Dusun Kendalsari RT 07 RW 08 Desa Ngijo Kec. Karangploso Kab. Malang,
2) Suwanto, umur 30 Tahun, warga Dusun Takeran RT 05 RW 07 Desa Ngijo Kec. Karangploso Kab. Malang.
3) Wiwin, umur 30 Tahun, beralamatkan di Dusun Kendalsari RT 04 RW 08 Desa Ngijo Kec. Karangploso Kab. Malang.
4) Kernet Truk ( identitas belum diketahui).

Seorang korban kritis (Aris)
Sementara itu korban luka yang masih dirawat di RS Prasetya Husada, dan korban meninggal dunia di RSUD Syaiful Anwar yakni :
1) Agus Suyanto, umur 40 Tahun, beralamatkan di Dusun Kendalsari RT 04 RW 08 Desa Ngijo Kec. Karangploso Kab. Malang (kritis).
2. Herdin, 19 tahun, warga Kertarejasa, Candirenggo, Singasari, patah kaki kanan
2) Saudari M. Nisa, umur 25 Tahun, warga Dusun Kendalsari RT 02 RW 08 Desa Ngijo Kec. Karangploso Kab. Malang.
3) Dedi Kristanto, 27 tahun, warga Jalan Mergojoyo Gang 6 Nomor 7 Jetis, Dau, Kabupaten Malang, alami luka retak kaki kanan
4) Silvi Chumrotun Nadia, 18Tahun, warga Dusun Lowoksari RT 01 RW 05 Desa Ngenep Kec. Karangploso Kab. Malang.
5) Della Meilinda Kurnia, 16 tahun, pelajar, luka di kepala, korban dibonceng Herdin
6) Zainal Arifin, 42 tahun, warga Dusun Lowoksari, Desa Ngenep, Karangploso, luka di kepala
7) Dedin, 49 tahun, warga Jalan Teluk Bayur Gang 4 No 9, Blimbing, Kota Malang
8) Indah Rahmawati, 20 tahun, warga Jalan Wurian 8 RT 18 RW 4, Girimoyo, Karangploso, patah kaki kiri, Pengendara sepeda motor Supra X 125
9) Sahrul, 6 tahun, warga Ngambon, Karangploso, alami luka robek di bibir, korban dibonceng kakak sepupu bernama Indah
10) Suprapto, 55 tahun, warga Ngenep, Karangploso, luka di bagian dada, dirawat di Puskesmas Karangploso
11) S. Pratomo, 32 tahun, warga Singosari, mengalami robek di lengan kanan, korban merupakan tukang ojek.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan olah TKP dan menyelediki penyebab terjadinya kecelakaan maut tersebut. (Arief Luqman El Hakiem /Bhayangkara Indonesia News).

Selasa, 18 April 2017

ELF DISERUDUK KERETA API, 6 MENINGGAL 8 LUKA-LUKA

Cilacap- (18/4/2017) Kecelakaan perlintasan kereta api kembali terjadi. Kali ini  sebuah mobil jenis Elf milik perusahaan transportasi Kanthong Beja Trans,  dengan nomor​ polisi R 1724 EA, tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu Desa Pucung Lor Rt 02/02 Kecamatan​ Kroya, Cilacap, hari ini, Selasa (18/4) sekira pukul  11.25 WIB.

Mobil yang dikemudikan sopir, Sunaryo (44 th) warga Desa Purwodadi RT 02/02 Kecamatan​ Nusawungu, sedang dalam perjalanan menuju Banjarnegara dalam rangka hajatan dengan membawa 14 orang penumpang.

Menurut keterangan beberapa saksi, mobil Elf meluncur dari arah selatan menuju arah Buntu. Saat melintas perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Pucung Lor, tiba-tiba dari arah timur melintas kereta api Lodaya jurusan Solo-Bandung yang di kemudikan masinis Hendri Saputra, dengan kondektur Nurjanto. Kereta  dengan nomor lokomotif CC 2061396 dan langsung menabrak bagian belakang sebelah kanan dan menyeret Mlmobil Elf kira-kira 10 meter dan para korban langsung terpental keluar dari dalam mobil.

Akibat benturan yang cukup keras tersebut, 6 penumpang langsung meninggal dunia di lokasi dengan kondisi tubuh hancur, 8 penumpang lainnya menderita luka cukup parah langsung di bawa rumah sakit Agisna Kroya.

Mobil Elf sendiri mengalami kerusakan cukup parah dimana bodi belakang sebelah kanan penyok, roda belakang sebelah kanan pecah, kaca depan dan belakang pecah, pintu belakang lepas, kaca samping pecah dan sepion kanan kiri pecah.

Berikut nama-nama korban meninggal dunia :
1. Tohari warga Cilacap (26 th), Islam, pekerjaan tani, alamat RT 01/02 Desa Purwodadi Kecamatan​ Nusawungu Kabupaten Cilacap, mengalami luka kepala pecah.

2. Hadi Prayitno (55 th), Islam, pekerjaan tani, RT 01/04 Desa Nusawangkal, Kecamatan​ Nusawungu, Kabupaten Cilacap, kondisi luka kepala pecah.

3. Wasiyah (40 th), Islam, pekerjaan tani, alamat RT 02/02 Desa Kecamatan​ Nusawungu, Kabupaten Cilacap, kondisi kepala pecah dan kedua kaki patah.

4. Vivi (7 th), Islam, pekerjaan tani, alamat RT 02/02 Desa Purwodadi, Kecamatan​ Nusawungu, Kabupaten Cilacap, kondisi kepala pecah.

5. Darto (70 th), Islam, pekerjaan tani, alamat RT 02/02 Desa Purwodadi, Kecamatan​ Nusawungu, Kabupaten Cilacap, kondisi luka kepala pecah.

6. Sava (5 th), Islam, pelajar, alamat RT 02/02 Desa Purwodadi, Kecamatan​ Nusawungu, Kabupaten Cilacap, kondisi luka kepala pecah.

Sementara korban luka-luka dirawat di rumah sakit Agisna Kroya adalah :

1. Sunaryo (44 th), Islam, alamat RT 02/02 Desa Purwodadi Kecamatan​ Nusawungu Kabupaten Cilacap, adalah sopir mobil Elf dan sekarang di Polsek Kroya untuk dimintai keterangan.

2. Martono (60 th), Islam, Tani, alamat 03/03 Desa Purwodadi Kecamatan​Nusawungu Kabupaten Cilacap, mengalami kaki kanan patah dan muka lebam.

3. Rasem (67 th), Islam, Tani, warga Desa Pesawahan RT 18/09 Kecamatan​ Binangun, Kabupaten Cilacap dengan kkndisi tangan kanan parah.

4. Darmoko (57 th), Islam, Tan, alamat RT 02/02 Desa Purwodadi, Kecamatan​ Nusawungu, Kabupaten Cilacap mengalami muka memar.

5. Sumiayti (47 th), Islam, Tani, Alamat RT 02/02 Desa Purwodadi, Kecamatan​ Nusawungu, Kabupaten Cilacap kondisi muka lebam.

6. Nabil (10 th) Islam muka kanan lebam

7. Wasiem (60 th), Islam, Tani, alamat RT 02/02 Desa Purwodadi, Kecamatan​ Nusawungu, Kabupaten Cilacap, kondisi mata sebelah kanan lebam.

8. Ibu Rois (60 th), alamat RT 02/02 Desa Purwodadi, Kecamatan​ Nusawungu, Kabupaten Cilacap, kondisi muka sebelah kanan lebam.

Saat ini kasus laka kereta api langsung di tangani oleh Satlantas Polres Cilacap. (Apriliadi /bharindo Biro Cilacap).

Rabu, 29 Maret 2017

LIEM NICHOLAS, Pemuda China Dalam Keadaan Mabok Menabrak Polisi Hingga Tewas di Semarang

Semarang – (28/3/2017) Penyidik Polrestabes Semarang menahan pemuda mabuk, Liem Nicholas Dicky Lopas (24), warga Jenderal Sudirman 340 A Semarang Barat yang telah menabrak Bripka Andi Saputra (37) anggota Urmin Unit Propam Polrestabes Semarang hingga meninggal di Jalan Sriwijaya pada Jumat, (24/3) dini hari. “Sudah kita tahan usai pemeriksaan. Kalau ada informasi tidak ditahan itu tidak betul. Laporkan ke saya kalau pelaku dilepas,” tegas Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji SIK.

Kecelakaan tragis itu dialami Bripka Andi yang mengendarai sepeda motor ditabrak mobil Honda CRV dikemudikan Nicholas dari arah berlawanan. Pengemudi mobil yang mabuk melaju kencang dan keluar jalur tepatnya di depan Asrama Jalan Sriwijaya hingga menabarak korban. Dalam posisi tersebut, tubuh Andi yang jatuh di aspal jalan langsung dilindas mobil milik pelaku. “Hantaman keras itu membuat anggota kami terpental dan motornya ringsek. Anggota saya mengalami luka berat di bagian kepala, kaki dan tangan hingga meninggal,” jelas Kapolrestabes Semarang yang juga langsung ikut mendatangi di lokasi kecelakaan.

“Sebelum kecelakaan, supir mobil menegak minuman keras bersama tiga rekannya di kafe Jalan Ahmad Yani. Ngakunya cuma satu botol,” ucap Kombes Pol Abioso Seno Aji, SIK. Tersangka yang berstatus mahasiswa langsung ditetapkan menjadi tersangka. “Setelah kami lakukan pemeriksaan, dia langsung kami tetapkan sebagai tersangka dan kini sudah menahannya,” ungkapnya. Hingga saat ini, petugas Polrestabes Semarang masih terus melakukan pengembangan, termasuk akan meminta keterangan tiga rekan sopir mobil tersebut.

Sementara itu, isak tangis dari Keluarga dan handai tolan korban tak bisa diredam, saat jenazah tiba di rumah duka di Jl Cinde Raya Timur RT 13 RW 06 Candisari, meninggalkan 1 istri, Siti (32) dan 3 anak perempuan yaitu Jihan (9), Yasmin (7), dan Janet (5). (Humas Polrestabes Semarang /bharindonews.blogspot.co.id).

Kamis, 16 Maret 2017

Sopir Truk Koboi itu Ternyata Residivis yang Memukul Polwan di Depan BRI Kebumen

KEBUMEN – (16/3/2017) Adanya video pertikaian antara sopir truk di beberapa media, Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Karangsambung Polres Kebumen IPTU Kawan Panjaitan, Amd menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi di Karangsambung Kebumen, Kamis (16/03).

Dalam penjelasannya, IPTU Kawan Panjaitan mengatakan peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (05/03) sekira pukul 13.30 wib tepatnya di desa Krangsambung di depan warung makan Ibu Wasilah.

Peristiwa yang sempat membuat macet arus lalulintas dan menjadi tontonan warga yang melintas di jalan itu ada yang mengabadikan persetruan antara Saduki (65) warga Karang sambung dan Aziz alias Ajis (31) yang ternyata masi saudara (paman dan keponakan).

Adanya kejadian itu, Polsek Karangsambung segera menuju ke TKP yang tidak jauh dari Mapolsek Karangsambung Polres Kebumen, yang merupakan jalur utama penghubung kecamatan Karangsambung dengan kecamatan Kebumen.

Dalam keterangannya, Kapolsek Karangsambung menjelaskan kronologis kejadian hingga akhirnya si Ajis naik pitam dan mengeluarkan kata kata kasar seperti dalam video yang beredar.

“Saat itu Ajis hendak menurunkan muatan dari truk, namun ia tidak memarkir truk pada jalurnya namun memakan jalur lawan. Maksud hati menegur, Saduki malah dibentak dan dimaki maki oleh ajis bahkan di dorong truknya hingga mengakibatkan rusak.” Ucapnya.

Ajis dikenal warga sekitar merupakan orang yang tempramen.

“Ajis ini seorang residivis kasus penjambretan pada tahun 2011,” terang Kawan.

Bahkan Ajis itu, pada tanggal berikutnya melakukan pemukulan kepada salah satu Polwan Polres Kebumen AIPTU Nuraniah pada hari Senin (06/03) di depan Bank BRI cabang Kebumen lantaran kasus Kasus Lakalantas. 

http://bharindonews.blogspot.in/2017/03/amankan-laka-lantas-polwan-ini-malah.html?m=1

Pada tanggal itu juga, Kawan menjelaskan jika kasusnya sudah diselesaikan Polsek dengan cara didamaikan.

Keinginan berdamai ini karena kedua belah pihak masih saudara.
Proses damai ini dilakukan di Polsek Karangsambung, dan Kapolsek Karangsambung Polres Kebumen pada saat itu menjadi penengah.

Dalam peristiwa itu, warga yang melihat pun ikut geram, karena Ajis sangat kasar kepada orang tua.

Warga yang menyaksikan menginginkan kasus ini supaya diteruskan, karena sudah keterlaluan. Namun keinginan kedua belah pihak, agar kasusnya selesai dengan cara kekeluargaan.

Mengenai truk Sadiki yang rusak, Kawan menjelaskan, itu adalah kendaraan tulang punggung Sadiki untuk menafkahi keluarganya. (Humas Polres Kebumen /bharindonews.blogspot.co.id).

https://youtu.be/o-IPvnGzyYo


Selasa, 14 Maret 2017

Minibus Angkut Pelajar Masuk Sungai di Karangsambung

KEBUMEN – (14/3/2017) Karena kondisi jalan licin diguyur hujan, mikro bus (angkot) pembawa rombongan anak sekolah masuk parit di desa Seling Karangsambung Kebumen, Selasa (14/03).

Dijelaskan Kapolsek Karangsamabung Polres Kebumen IPTU Kawan Panjaitan, peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 06.30 wib, saat itu mikro bus yang kendarai oleh Slamet (45) dengan tujuan Kebumen oleng akbit jalan yang licin dan masuk sungai sedalam 5 meter.

Mendengar kejadian itu, Kapolsek Karangsambung dan personelnya segera menuju ke TKP untuk membantu melakukan proses evakuasi bus yang masuk sungai itu.

“Kondisi jalan yang licin menjadi salah satu faktor kecelakaan itu. Sedikitnya 12 penumpang termasuk sopir akibat kejadian itu menderita luka ringan dan dibawa ke Puskemas Karangsambung,” jelas Kapolsek.

Minimnya alat evakuasi, lanjut Kapolsek Karangsambung, sekitar pukul 11.00 wib mikro bus baru bisa dievakuasi.

“Itu pun, kita dibantu kendaraan perbaikan listrik yang kebetulan lewat,” ucap AKP Kawan Panjaitan.

Karena hanya luka ringan, para penumpang termsuk supir sudah diperbolehkan pulang dari pihak Puskesmas.

Biaya pengobatan menurut informasi yang diperoleh, sepenuhnya ditanggung oleh Rato warga Karangsambung selaku pemilik mikro bus itu.
(humasres Kebumen/bharindonews.blogspot.co.id).

Jumat, 10 Maret 2017

Satu Unit Mobil Ludes Terbakar di Jalan Karanganyar

KEBUMEN – (10/3/2017) Diduga akibat terjadinya arus pendek, satu unit mobil Suzuki Carry ludes terbakar. Peristiwa tersebut terjadi pada Jum’at (10/3/17) di Jalan Revolusi Karanganyar, Kebumen.

Menurut pemilik mobil warna merah bernomor polisi AA 9426 DD itu, Tursimin (70), seorang pensiunan guru yang bertempat tinggal di Jalan Kartini, Karanganyar, saat mengemudikan kendaraan nya dia terkejut melihat kepulan asap berwarna putih dari bawah tempat duduk samping kiri sopir, segera saja Tursimin meminggirkan mobil nya. Tidak lama kemudian muncul kobaran api, beruntung sebelum api membesar, Tursimin bisa menjauh dari mobil tanpa luka sedikit pun.

Api yang melalap mobil malang itu belum berhasil dipadamkan meskipun beberapa anggota Polsek Karanganyar Polres Kebumen yang datang ke TKP telah menyemprotkan APAR yang ada di dalam mobil patroli back bone. Baru setelah mobil pemadam kebakaran dari Gombong datang, api bisa dipadamkan total.

Guna mengantisipasi terulangnya lagi peristiwa yang sama, Kapolsek Karanganyar Polres Kebumen AKP Mawakhir, SH menghimbau masyarakat khususnya pemilik mobil, untuk selalu menyiapkan alat pemadam kebakaran (APAR) di dalam mobilnya, setidaknya sebagai upaya awal bila sewaktu-waktu terjadi hal-hal seperti yang dialami oleh Tursiman. Ditaksir kerugian yang diderita Tursiman mencapai Rp. 30.000.000,-. (Humas Sek Kra Res Kebumen/ bharindonews.blogspot.co.id).

Rabu, 08 Maret 2017

Pria Tanpa Identitas Tersambar Kereta Api di Mirit

KEBUMEN - (8/3/2017) Laki laki tanpa identititas ditemukan meninggal setelah tertabrak kereta api di desa Krubungan kecamatan Mirit Kebumen.

Dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) yang dilakukan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Kebumen, Kasubbaghumas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto, SH, MH  mayat laki laki itu sebelumnya telah tersambar Kereta Api Sawunggalih jurusan Jakarta-Kutoarjo.

Kejadian naas itu, terjadi pada hari Rabu (08/03) sekitar pukul 01.42 wib. Saat itu Kereta Sawunggalih yang dimasinisi oleh M. Kanami berusaha mengelakson korban yang saat itu duduk di rel Kerita Api yang akan dilaluinya namun korban tidak berusaha menyingkir.

"Dari keterangan masinis, dimungkinkan korban sengaja bunuh diri dengan cara tidak berusaha menghindar saat kereta akan melintas," ucap Kasubbaghumas Polres Kebumen AKP Willy.

Selain itu, rusaknya kondisi tubuh korban menjadi kendala dalam pengungkap siapa jati diri laki laki itu.

Di sekitar TKP AKP Willy menerangkan, tim Identifikasi menemukan tas warna hitam yang dimungkinkan adalah milik korban.

Saat ini korban telah dievakuasi dan berada di RSUD Kebumen.

Willy menghimbau, kedapa warga Kebumen dan sekitarnya, barang siapa ada yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri ciri rambut lurus, pakai celana jeans warna hitam merk Hermes dan menggunakan jaket warna abu abu merk Back Street bisa menghubungi Polres Kebumen. (Humas res Kebumen /bharindonews.blogspot.co.id).

Senin, 30 Januari 2017

PEKERJA DOUBLE TRACK TEWAS TERSAMBAR KERETA API DI KEBUMEN


KEBUMEN- (30/01/2017) Hari ini, Senin (30/1)  sekitar pukul 13.41 WIB Kapolsek Kebumen Iptu Mardi SH, MM bersama dengan anggota jaga dan piket reskrim saat mendatangi TKP laka kereta api di sebelah barat perlintasan KA Stasiun Kebumen termasuk Dk. Bojong Kel. Panjer Kebumen KM40+3/4 telah terjadi laka KA Orang terserempet Kereta Api hing MD.

Identitas Korban : EKO PURWADI, 50 Th, Karyawan Proyek Doubletrack KA, Alamat Dk. Planjetan Ds. Depok Kec. Toroh Kab. Grobogan.

Saksi-saksi : Karnadi, 37 Th, swasta, Alamat Ds. Depok Rt 03 Rw 13 Kec. Toroh Kab. Grobogan dan Suharto, 48 Th, swasta, Alamat Ds. Talun Rt 05/02 Kec. Sumberrejo Kab. Bojonegoro Jatim.

Identitas KA : KA Lodaya jurusan Bandung-Solo No. KA: 80 No. Loko: CC2061350 Masinis Nama Angkit, Asisten Masinis Dwi Nanang.

Kronologi Kejadian : Pada hari Senin tgl 30 Januari 2017 pukul 14.41 wib Korban yg sedang bekerja pada proyek double track rel KA pada saat Kereta Lodaya jurusan Bandung Solo melintas dari arah Barat ke Timur, Korban dari arah selatan berlari menyebrang ke arah utara Rel tidak melihat kedatangan Kereta tersebut. Karena jarak kereta sudah dekat sehingga korban terserempet hingga MD.

Luka Korban : Kaki patah, Kepala pecah dengan kondisi isi kepala terburai berserakan.

Pihak Polsek Kota dipimpin Kapolsek, Inafis dan Team Medis melakukakan olah TKp dan membawa Korban ke RSUD Kebumen untuk dilakukan pemeriksaan dari team Inafis.

(Sie Humas Polsek Kebumen/Res Kebumen / bharindonews.blogspot.co.id).