Risalah Ceramah Bapak Kapolri kepada peserta Sespimti polri dikreg Ke 25 T.A. 2016 dan Pasis Sespimmen Polri Dikreg ke 56 T.A. 2016
------------------
1. Pada saat saya menjabat ada serangkaian kebijakan yang dibuat, ada tim yang dibuat untuk bagaimana menguidence membuat arah tujuan polri kedepan paling tidak 5 tahun ke depan siapapun pemimpinnya dan kebetulan saya diberikan amanah saat ini untuk memimpin kapal besar yang bernama polri.
2. Pak riko juga ikut tim, bahkan beliau yang membuat slogannya Promoter, kemudian Ada comander wish dalam paket kebijakan itu, ada comander wish yaitu harapan sekaligus comander instruction, instruksi dari pimpinan yang kemudian diterjemahkan ke dalam 10 aksi prioritas dan 1 quick wins yang terdiri dari 8 item plus 61 program.
3. Promoter ini kalau kita belajar dari ilmu hukum teori bangunan bertingkat ada tingkatan2 aturan hukum dari atas sampai dgn tingkatan ke bawah, Pancasila ada pada posisi puncak kemudian dibawahnya ada UUD 1945 dibawahnya lagi ada UU setelah itu ada PP dst sampai ke Perda. Ini teori sistem bangunan bertingkat pada sistem hukum kita.
4. Kemudian analogi dengan teori bangunan bertingkat itu, kebijakan yang kami buat dengan tim utk menajdi guidence arah kebijakan polri, pembangunan polri kedepan, Pancasilanya itulah yang disebut dengan Promoter. kemudian UUD 45nya yang merupakan bagian inti dari UUD 45 adalah pembukaan analogi dari itu adalah comander wish.
5. Dan kemudian pembukaan dijabarkan lagi dalam pasal pasal saya analogikan dengan 10 aksi prioritas dan 1 quick wins yang terdiri dari 8 item.
6. Kemudian UUD 45 yang berisi pasal pasal itu diterjemahkan lagi menjadi UU yang dalam hal ini saya analogikan dengan 61 program prioritas.
7. Saat ini kita memasuki era demokrasi, saya ingin bertanya pada saat orde baru kita memasuki masa demokrasi atau tidak?
8. Public trust is the matter nowadays, kepercayaan menjadi kunci saat ini. Semua unsur TNI Polri harus melayani masyarakat karena kekuasan berada di tangan rakyat.
9. Kenapa demokrasi terjadi di indonesia tahun 1998?
10. Pers kita lebih berani saat ini, tidak dapat pers dibredel saat ini apabila media resmi dibredel maka akan kena UU Pers.
11. Demokrasi terjadi di indonesia bukan hanya sekedar faktor ekonomi, ekonomi hanya sebagai trigger.
12. Ada hal yg sangat penting yang menyebabkan terjadinya perubahan transisi politik yaitu selesainya perang dingin antara blok barat dan blok timur.
13. Di satu sisi blok timur dipimpin oleh rusia dan china dengan ideologi komunisnya menjadi tumbang dan kalah dengan prcahnya soviet menjadi negara negara kecil.
14. Apa bedanya demokrasi liberal dengan komunis. Point sangat penting sekali utk membuka wawasan kita dimana kita sekarang.
15. Hak kepentinan individual lebih penting daripada hak kepentingan publik.
16. Ideologi komunis berasal dari komun yang berarti komunal atau kumpulan jadi kepentingan komun kepentingan bersama menjadi lebih penting dibanding kepentingan individu.
17. Dalam hal ini komunisme intervensi negara sangat tinggi, di ideologi liberal intervensi negara menjadi sangat minimum oleh karena itulah dikenal dengan kapitalisme dimana market harga ditentukan oleh pasar.
18. Yang digaris bawahi saat ini adalah ideologi komunisme dan ideologi liberal bertanding selama 45 tahun dimenangkan oleh demokrasi liberal dengan berakhirnya perang dingin dengan ditandai kekalahannya blok timur yaitu runtuhnya uni soviet dan terjadinya balkanisasi dengan pecahnya yugoslavia.
19. Politik internasional / dunia adalah anarki, anarki yang dimaksud adalah terjadinya kekacauan karena tidak ada otoritas yang mengatur.
20. Adanya kekacauan karena tidak ada otoritas yang mengatur itu dampaknya adalah terjadinya aksi kekerasan, anarki tidak hanya berarti kekerasan.
21. Otoritas yang ada adalah national state atau negara bangsa yang memiliki otoritas seperti presiden perdana menteri dll.
22. Dunia ini tidak memiliki otoritas tunggal yang memaksa seluruh warga dunia harus mengikuti aturan tersebut.
23. Karena dia anarki maka berlaku hukum rimba siapa yang paling kuat dia akan berkuasa utk berebut memegang hegemoni.
24. Saat ini pemegang hegemoni adalah ideologi paham demokrasi liberal yang mana mereka survive agar paham tersebut diterima oleh seluruh warga dunia.
25. Samirl hatington dan francais fukuyama dalam bukunya yang berjudul the last of man.
26. Samuel hatigton mengatakan ketika perang ideologi selesai maka akan terjadi konflik peradaban dia mengatakan akan muncul 7 peradaban yang melawan peradaban barat.
27. Diantaranya adalah peradaban asia timur dan peradaban islam.
28. Yang kedua adalah francais fukuyama, menjadi anti dari samuel hatington. Dia tidak sependapat dengan samuel hatington yang ada adalah the end of the history. Dimana semua otokrasi akan tumbang dengan demokrasi liberal karena sudah teruji sejak revolusi perancis, negara negara yang menganut demokrasi liberal lebih maju dibanding dengan negara yang tidak menganut demokrasi liberal.
29. Semua elemen negara saat ini harus loyal kepada masyarakat publik atau dikenal dengan public trust, karena pada negara demokrasi kekuatan ada ditangan rakyat.
30. Demikian kuat kekuatan rakyat, oleh karena itu public trust is a matter. Kepercayaan publik adalah kunci.
31. Yang pertama adalah public trust dan yang kedua adalah public concern atau restu publik.
32. Dalam diskusi dialog ini kita menjawab bagaimana pentingnya kepercayaan publik di era saat ini.
33. Saat ini kita berbicara tentang testimoni freddy budiman sumir sekali, tetapi yang berbicara siapa? Yang berbicara civil society.
34. Publik lebih memilih kepada sivil society kontras dibandingkan dengan Polri.
35. Kalau sampai tidak dipercaya publik terus menerus maka akan berbahaya.
36. Terjadinya proses demokratisasi di Indonesia pada tahun 1998 lebih bangak dipengaruhi oleh berakhirnya konflik ideologi barat dan timur.
37. Tahun 98 terjadi perubahan penting dalam sistem politik di Indonesia juga bagi Polri.
38. Tuntutan masyarkat menghendaki polri dipisahkan dari Abri.
39. Tahun 2000 saat itu polri sementara berada di bawah menhankam kemudian berpisah dan berada dibawah presiden.
40. Ekspektasi masyarakat pada polri saat itu tinggi sekali utk mengawal demokrasi, maka dilakukanlah proses proses seperti ditetapkannya Tap MPR polri sebagai penanggung jawab kamtibmas.
41. Ada implikasi organisasi struktural dimana polri dilepaskan dimana polri dibuat menjadi organisasi yang lebih besar dari sebelumnya.
42. Dengan kekuatan 430 ribu Polri menjadi lembaga vertikal yang salah satu terbesar di Indonesia.
43. Anggaran polri saat ini sangat besar yaitu 70 trilyun. Hal ini membuat ekspektasi yang tinggi dari publik ini direalisasikan dengan anggaran yang tinggi jumlah personil yang banyak dll.
44. Tapi selama 16 tahun yang berjalan saat ini trend kepercayaan publik cenderung menurun, bahkan menurut salah satu survei polri menjadi salah satu lembaga paling korup.
45. Kepercayaan yang berkurang akan berimplikasi kepada berkurangnnya kewenangan polri dan merestrukturisasi organisasi polri.
46. Oleh karena itu kita yang saat ini mengemudi kendaraan besar bernama institusi polri, Inilah waktu bagi kita generasi sekarang utk merubah arah pembangunan kita jangan lagi kepada trend menurunnya kepercayaan Publik,namun meningkatkan kepercayaan publik kepada polri itulah comander wish saya.
47. Kinerja kepolisian yang kurang maksimal, pelayanan publik yang kurang simpatik, kemampuan dalam menjaga stabilitas kamtibmas kurang baik.
48. Sejumlah hal hal yang membuat kinerja kurang bagus dan budaya organisasi kurang bagus.
49. Perilaku koruptif masih rentan dan dianggap permisif, arogansi kekuasaan.
50. Pemberitaan media saat ini sangat penting, 429 ribu anggota polri berbuat baik akan tertutup oleh 1 anggota yang berbuat buruk kemudian viral dimedia.
51. Budaya permisif ini harus dikurangi dengan dibuat perkap dimana aturan harus melaporkan melalui LHKPN.
52. Kemudian pembelian barang mewah hanya 2 item saja yaitu properti dan mobil saja.
53. Saya menghimbau kepada kalemdikpol khususnya saya menitipkan agar dari pendidikan sudah diterapkan utk anti korupsi
54. Isi dengan materi korupsi termasuk juga kepada para istri untuk pengarahan tentang korupsi.
55. Saya apresiasi kepada lembaga pendidikan TNI AD akmil disana, ternyata yang ditempatkan disana selama 2 tahun kemudian mendapatkan promosi sehingga tertarik utk menjadi tenaga pendidik.
56. Jadi nanti akan kita bicarakan dengan wandiklat bagaimana dikeluarkan skep kapolri utk menjadi pendidik selama 2 tahun kemudian dipromosikan.
57. Kemudian role model, role model adalah orang yang bisa menjadi panduan karena bekerjanya yang ikhlas. Sosok seperti ini harus diberikan reward dan dibesarkan.
58. Seperti punishment kemarin saya memberikan punishment kepada dir res narkoba bali dan dir res narkoba jabar.
59. Selain itu saya juga memberikan reward seperti pada kasus bom solo saya berikan kepada provos yang menghalangi pelaku bom bunuh diri dengan menaikkan pangkat luar biasa dan tiket langsung sekolah ke setukpa.
60. Penanganan konflik sosial seperti kasus tanjung balai tanah karo dll ini berbanding lurus dengan stabilitas kamtibmas
61. Oleh karena itu kasus kerusuhan massal menjadi atensi, tolong betul2 atensi kasus kasus kontijensi konflik sosial yang akan menjadi masalah.
62. Kasus ini tidak pernah berlangsung spontan pasti melalui eskalasi eskalasi dan melalui proses.
63. Prinsip utamanaya adalah deteksi dini, bagaimana kita memperkuat deteksi dini dan bagaimana kemampuan kita mencegah dengan tahapan tahapan yang ada.
64. Kemudian saya minta agar rekan rekan membuat inovasi dalam mempermudah pelayanan publik.
65. Silahkan inisiatif masing masing utk inovasi pelayanan publik.
66. Reformasi kinerja juga agak lambat, reformasi kinerja dan kultur akan menjadi lebih cepat jika dilaksanakan reformasi SDM, SDM menjadi kunci karena stok kita banyak.
67. SDM ini kuncinya adalah mencari orang orang reformis utk duduk di jabatan strategis yang menentukan citra polri itu kuncinya, jabatan kapolda kapolres direktur dll harus diisi oleh orang reformis.
68. Kriteria orang reformis adalah orang ini dalam pikirannya tidak berfikir mencari uang semata dalam bekerja.
69. Yang reformis adalah yang ia berusaha bekerja dengan baik, memperbaiki organisasi yang dia pimpin dengan baik, dia melakukan perubahan dan kemudian dia bisa mendekat ke bawah dia dicintain dan disayangi anak buahnya, ke samping dia disayangi kawan2nya satuan TNI Pemda sayang kepadanya serta ke Atas sayang dan Respect kepadanya ditambah rajin mendatangi anggota yang dibawah juga rajin turun ke masyarakat untuk berdialog rejeki datangnya belakangan.
70. Jika orang reformis ini ditempatkan pada posisi kunci maka akan menjadi agent of change, menjadi role model maka akan terjadi percepatan perbaikan polri di bidang kinerja dan kultur.
71. Media memiliki peran 60% membangun persepsi publik terhadap institusi apapun juga termasuk polri termasuk entitas apapun juga pemerintahan, civil society dan organisasi masyarakat lainnya.
72. Polisi brengsek dimana mana membuat kesalahan terjadi dimana mana ada masalah di riau di sumut di sulses dll tapi tertutup dengan satu peristiwa tranding topic naik yang dicover terus menerus berjam jam yang dilakukan oleh media yaitu kasus penyekapan yang mana pelakunya berhasil ditangkap dan berakhir happy ending itu membuat citra image polri image publik kepada polri menjadi baik.
73. Manajemen media harus dikelola secara khusus, media saat ini ada dua yaitu media konvensional dan media sosial.
74. Media konvensional metro tv, tv one, elektronik cetak kemudian kompas majalah tempo dll memiliki dampak yang cukup luas di masyarakat tapi mereka dapat disetting dan didikte oleh 4 lapisan.
75. Satu adalah pemilik media, yang kedua adalah pemred, yang ketiga adalah koordinator lapangan/liputan, keempat adalah reporter lapangan, Keempat ini harus digreep.
76. Media sosial ini beberap tahun kedepan akan lebih besar dampaknya dibanding media konvensional dalam mempengaruhi persepsi publik.
77. Karena media konvensional ini dianggap bisa diseting, jadi sosial media ini memiliki dampak yg sangat luar biasa karena tidak memiliki pemilik media.
78. Dia hanya memiliki citizen journalist, setiap orang menjadi jurnalis sendiri.
79. Hal hal yang humanis agar dinaikkan dan hal hal yang negatif di media sosial ditekan terus sampai tertutup.
80. Saya minta kontribusi dari rekan rekan sekalian untuk meningkatkan citra polri.
81. Kontribusi ini tidak cukup hanya dengan para pimpinan, tapi justru ditentukan oleh level level yang terbawah karena mereka langsung yang bersentuhan dengan publik.
82. Saya mohon agar ditularkan pemikiran dan mindset ini kepada anggota dibawah sebanyak banyaknya.
Demikian risalah yang dapat disampaikan untuk menjadi maklum.
Bhayangkara Indonesia News terdaftar pd Departemen Hukum dan HAM RI, Dirjen HAKI No. D. 002016052740. MoU Polri dan Dewan Pers No. 01/dP/MoU/ii/2012, No. 05/ii/2012 tentang Koordinasi dalam Penegakan Hukum dan Kemerdekaan Pers, Pelindung : KaDiv Hukum Polri, Pembina : Kombes. Pol. Drs. Kadarusman, SH, MH, Kombes Pol. (Purn) Drs. Jhon Hendri, SH, MH. Senior Editor : AKBP. Jasa Siagian, SH, MH, AKBP. Bambang Kayun, SH, MH. Pemred : Kasyadi Saputro. Kabid. Brand Image Polri : Arief Luqman El Hakiem
Cari Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar