Cari Blog Ini

Selasa, 16 Mei 2017

POLRES KEBUMEN BEKUK KAWANAN PENCURI MATERIAL PROYEK RS PALANG BIRU GOMBONG

KEBUMEN - (16/5/2017) Jajaran Polres Kebumen berhasil membekuk  kawanan pencuri yang menggasak material proyek bangunan RS. Palang Biru Gombong.

Dari 8 tersangka, 3 diantaranya sudah ditangkap jajaran Sat Reskrim Polres Kebumen, terang Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, SSos saat press release di depan gedung Sat Reskrim Polres Kebumen, Selasa (16/05).

Dijelaskan AKBP Titi yang saat itu didampingi Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Kholik Salis Hirmawan, SH, Kanit Krim Mum IPTU H. Sugiyanto, SH dan Kanit Reskrim Polsek Gombong serta Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Bidiyanto, SH, MH, tiga pelaku yang diamanakan, kini sudah berstatus tersangka dalam kasus ini.

Tiga tersangka yang berhasil diamankan polisi yakni, Remon (47) warga Cakung Jakarta Timur, Bolang (33) warga kecamatan Senen Jakarta Pusat, dan Sunaryo (51) warga kecamatan Kutowinangun Kebumen.

Dari keterangan AKBP Titi, para tersangka itu sebelumnya telah menggondol ratusan asesoris kamar mandi milik RS Palang Biru Gombong yang masih dalam tahap pembangunan  senilai Rp 400 juta pada hari Minggu (23/04) sekira pukul 02.00 wib dini hari.

Bahkan kelompok itu merupakan DPO (daftar pencarian orang) Resor Salatiga di kasus yang sama, yaitu mencuri material Proyek salah satu Rumah sakit di daerah tetsebut.

Kepada media, AKBP Titi mengatakan jika ke tiga tersangka ditangkap di dua lokasi berbeda.

"Tersangka Remon dan Bolang berhasil ditangkap di salah satu hotel di Kecamatan Senen Jakarta Pusat pada hari Rabu tanggak 10 Mei 2017. Sedangkan Sunaryo ditangkap di Kecamatan Kutowinangun Kebumen," papar AKBP Titi Sambil menunjukan barang bukti.

Pada saat penangkapan Remon dan Bolang yang merupakan otak dari aksi ini, polisi juga mengamankan barang bukti satu Unit Mobil Daihatsu Xenia  nopol N 1599 WFT yang digunakan untuk beraksi di Gombong Kebumen.

Kepada polisi, para tersangka telah mengakui perbuatannya. Akibat kejadian itu para tersangka diancam dengan pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan.

Kepada media, Kapolres menegaskan jika pengungkapan kasus ini tanpa ada peran dari pihak orang dalam (proyek), melainkan murni dari pengembangan Polres Kebumen di lapangan.

Untuk 5 tersangka yang sudah diketahui identitasnya dan belum tertangkap, saat ini masih dalam pengejaran. (Humas Res Kebumen /ALH/Bhayangkara Indonesia News).

Minggu, 14 Mei 2017

Kapolres Kebumen, AKBP Titi Hastuti, S.Sos Tandatangani Berita Acara Hibah dari Pemkab Kebumen

KEBUMEN - (15/5/2017) Kapolres wanita pertama di Kebumen, AKBP Titi Hastuti, S.Sos kembali kembali melakukan gebrakan. Orang nomor satu di jajaran Polres Kebumen yang baru sebulan menjabat, menjalin kerjasama strategis dengan Pemkab Kebumen.

Hari kemarin, Ahad (14/5) Kapolres Kebumen menandatangani nota kerjasama berupa penyerahan hibah dari Pemkab Kebumen yang diwakili Bupati, Ir. HM. Yahya Fuad, SE. Penandatanganan nota kerjasama tersebut disaksikan langsung oleh Kapolda Jawa Tengah, Ijen. Pol. Drs. Condro Kirono, MM, M.Hum dan jajaran Forkompinda Kebumen.

Dalam lampiran nota kerjasama, disebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kebumen menghibahkan sejumlah aset kepada Polres Kebumen. Diantaranya berupa tanah bersertifikat seluas 879 meter persegi di Desa Sruweng, Kecamatan Sruweng, Kebumen. Kemudian bangunan dengan luas 265,85 meter persegi, di alamat yang sama dan digunakan sebagai Mapolsek Sruweng.

Polres Kebumen juga menerima hibah berupa kendaraan bermotor roda dua merk Kawasaki sejumlah 5 unit, genset sejumlah 2 unit, dan tenda pos pelayanan serta pengamanan sejumlah 3 unit.

Dalam sambutannya, Kapolres Kebumen, AKBP Titi Hastuti, S.Sos mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepedulian dan dukungan dari Pemkab Kebumen dalam meningkatkan kinerja dan fasilitas Polri.

AKBP Titi Hastuti mengakui bahwa anggaran negara untuk kepolisian memang besar, namun lebih dari separuhnya untuk membayar gaji anggota. Lainnya untuk operasional dan sisanya dialokasikan untuk infrastruktur. Sehingga dengan dukungan dan hibah ini sangat membantu institusi polri dalam memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat.

Bupati Kebumen, Ir. HM. Yahya Fuad, SE dalam pidato sambutannya mengharapkan keberadaan Mapolsek Sruweng yang tepat di pinggir jalan raya utama Kebumen - Cilacap - Yogyakarta dapat bermanfaat untuk menjaga Kamtibmas serta memudahkan pihak kepolisian dalam mengantisipasi kemacetan yang selalu terjadi setiap lebaran. (Arief Luqman El Hakiem /Bhayangkara Indonesia News).

Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Drs. Condro Kirono, MM, M.Hum Kunjungi Kebumen

KEBUMEN - (14/5/2017) Ahad pagi (14/5) sekira pukul 08.00 WIB, para pengunjung CFD ( Car Free Day) di sekitar alun-alun Kebumen dikejutkan dengan deru suara helikopter yang mendarat. Sontak, warga masyarakat yang sedang menikmati suasana CFD mengalihkan perhatian dan segera berkerumun ke tengah-tengah alun-alun dimana 'capung besi' tersebut mendarat.

Tidak lama kemudian, keluarlah sosok pria berwibawa dengan seragam Korps Bhayangkara, lengkap berserta tongkat komando dan dua bintang di pundak turun dari helikopter yang masih berputar baling-balingnya. Dialah, Irjen. Pol. Drs. Condro Kirono, MM, M.Hum, orang nomor satu di jajaran Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Kedatangan Kapolda, pria ramah dan murah senyum ini disambut hangat oleh Kapolres Kebumen, AKBP Titi Hastuti, S.Sos beserta Bupati Kebumen, Ir. HM. Yahya Fuad, SE dan Dandim 0709 Kebumen, Letkol. Suep.

Ada beberapa agenda kegiatan Kapolda selama sehari di Kebumen. Dari alun-alun, Kapolda langsung diterima Bupati di pendopo rumah dinas untuk jamuan sarapan. Tidak berselang lama, Kapolda yang didampingi Forkompinda Kebumen menghadiri ramah tamah dan silaturahmi dengan kalangan civitas akademika di UMNU Kebumen.

Sekira pukul 10.00 WIB, Kapolda menuju ke Kecamatan Sruweng untuk meresmikan Mapolsek (Markas Kepolisian Sektor) Sruweng, Polres Kebumen.

Selepas upacara peresmian Mapolsek Sruweng yang ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng, Kapolda melanjutkan makan siang bersama Forkompinda di RM Yunani Sruweng.

Selepas shalat Dhuhur, Kapolda berserta rombongan menuju Mapolres Kebumen yang berada di jalan Veteran. Ramah tamah dan pemberian penghargaan kepada anggota kepolisian yang berprestasi di lingkungan Polres Kebumen, berlangsung sekitar satu jam.

Terakhir, Kapolda yang selalu menebar senyum dan tetap semangat, berkesempatan mengunjungi Makodim (Markas Komando Distrik Militer) 0709 Kebumen. Dalam kunjungannya, Kapolda disambut gelar perform kesenian tradisional " Ebeg Singa Mataram" pimpinan tokoh muda Kebumen, Ravie Ananda.

Dalam kesempatan kunjungan sehari di Kebumen, Irjen. Pol. Drs. Condro Kirono, MM, M.Hum, selalu menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan.

"Saya mengapresiasi keberadaan Bupati Kebumen, Ir. HM. Yahya Fuad, SE yang notabene dari Muhammadiyah, dengan Wakil Bupati KH. Yazid Mahfudz yang notabene dari Nahdlatul Ulama. Pasangan ini adalah bentuk persatuan dan keharmonisan umat Islam, khususnya di Kebumen" ,kata Kapolda.

Kapolda berharap, di Kebumen tidak ada kelompok-kelompok dan ormas radikal yang bertentangan dengan Pancasila dan anti NKRI.

"Mari kita jaga Kebumen tetap kondusif dan harmonis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasar Pancasila dan UUD 1945" , tambah Kapolda.

Pak Condro, panggilan akrab Irjen. Pol. Condro Kirono, meninggalkan Kebumen sekira pukul 16.00 WIB. (Arief Luqman El Hakiem / Bhayangkara Indonesia News).

Mapolsek Sruweng Diresmikan Kapolda

KEBUMEN - (14/5/2017) Bangunan megah berlantai dua di pinggir jalan utama Sruweng yang menghubungkan Kebumen, Cilacap, Yogyakarta adalah Mapolsek (Markas Kepolisian Sektor) Sruweng, Polres Kebumen.

Gedung dengan warna khas kebesaran Korps Bhayangkara itu berdiri diatas tanah seluas 879 meter persegi, hibah dari Pemerintah Kabupaten Kebumen, hari ini, Ahad (14/5) diresmikan penggunaannya oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Drs. Condro Kirono, MM, M.Hum.

Dalam sambutannya, Kapolda mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang luar biasa kepada Bupati Kebumen, Ir. HM. Yahya Fuad, SE atas perhatian dan partisipasinya kepada institusi polri.

"Hibah tanah dan bangunan Mapolsek ini adalah bentuk dukungan dan kerjasama yang baik antara Institusi Polri dengan masyarakat dalam hal Pemkab Kebumen" ,lanjut Kapolda.

"Semoga dengan adanya gedung baru nan megah ini menjadi motivasi buat para anggota Polri untuk lebih giat dan semangat dalam mengayomi dan melayani masyarakat" ,imbuh Jenderal bintang dua yang terkenal ramah dan murah senyum.

Mapolsek Sruweng termasuk salah satu kantor termegah di wilayah Polres Kebumen. Mapolsek sebelumnya berada di sekitar Pasar Giwangretno yang dianggap tidak representatif, karena terlalu sempit dan dekat dengan pasar.

Dalam sambutan sebelumnya, Kapolres Kebumen, AKBP Titi Hastuti, S.Sos berharap, keberadaan Mapolsek yang barada di jalur utama ini bisa bermanfaat juga untuk mengantisipasi kemacetan yang sering terjadi pada saat lebaran. (Arief Luqman El Hakiem /Bhayangkara Indonesia News).

Sabtu, 29 April 2017

Tiga Anggota Keluarga Bidan Aryanti Menjadi Korban Banjir Bandang, Satu Meninggal Dalam Pelukan

Magelang-(29/4/2017) Duka mendalam menyelimuti keluarga Aryanti, bidan desa yang bertugas di Desa Sambungrejo. Dua anak dan suami tercinta menjadi  korban banjir bandang yang menerjang rumah dinasnya di Dusun Nipis, Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, hari ini, Sabtu (29/4) sekira pukul 16.40 WIB.

Menurut informasi dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Magelang, selain merenggut anggota keluarga Bidan Aryanti, banjir bandang tersebut juga memakan 3 (tiga) korban jiwa lain meninggal dunia, yaitu Sutar (50 th, sudah diketemukan ), Sumisah (60 th, sudah diketemukan ), Mirah (30 th, sudah diketemukan ).

BPBD Kabupaten Magelang yang berkordinasi dengan Basarnas, Muspika Kecamatan Grabag, Dinas Kesehatan dan dibantu Komunitas relawan juga berhasil mengevakuasi 2 (dua) korban luka berat yaitu Marwan (30 th) dan Nanda (13 th).

BPBD Kabupaten Magelang berhasil mengevakuasi Bidan Aryanti yang terkubur dalam reruntuhan rumah dinasnya. Bidan Aryanti ditemukan dalam keadaan tertimbun tanah sambil memeluk anak kesayangannya yang dalam keadaan meninggal dunia.

Hingga berita ini diturunkan, satu anak dan suami bidan Aryanti masih dalam proses evakuasi. Medan yang berat dan waktu yang mulia gelap turut mempersulit proses evakuasi.

Menurut pengurus IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Kabupaten Magelang, saat ini bidan Aryanti dirawat intensif di Puskesmas Grabag 1. Kondisinya masih lemah namun sudah bisa diajak komunikasi, bahkan sempat menceritakan kronologi kejadian melalui sambungan telepon. (ALH /Bhayangkara Indonesia News).

Rabu, 26 April 2017

Kompol Khamami, SH Gantikan AKBP Sriyani Sebagai Kabag Sumda Polres Kebumen

KEBUMEN – (26/4/2017) Bertempat di Lapangan Tenis Polres Kebumen, Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, S. Sos memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) Kabag Sumda Polres Kebumen dari AKBP Sriyani kepada Kompol Khamami, SH, Rabu (26/4).

Kabag Sumda Poles Kebumen AKBP Sriyani yang menginjak masa purna tugas (pensiun) 1 Mei  2017 mendatang yang digantikan oleh Kompol Khamami, SH yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Bidang Gadikwa di SPN Polda Jawa Tengah.

Mutasi jabatan merupakan momentum penting sebagai upaya memenuhi personil dan proses regenerasi serta promosi tanggungjawab pekerjaan dan pengembangan karir serta untuk menambah pengalaman.

Kapolres mengharapkan kepada pejabat baru supaya mempunyai semangat baru dalam membawa perubahan dan peningkatan kinerja.

Lanjut Kapolres, pejabat baru dapat menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan pimpinan, kebijakan yang sudah baik oleh pejabat lama setidaknya bisa ditingkatkan.

“Saya harapkan jabatan baru membawa semangat baru, sehingga membuat perubahan dan peningkatan kinerja di tempat tugas yang baru. Kepada para personil supaya dapat membantu pejabat baru dengan memberikan masukan positif dalam mewujudkan kinerja yang lebih baik lagi" kata AKBP Titi Hastuti, S.Sos.

"Kepada AKBP Sriyani kami ucapkan terima kasih atas dedikasinya salama bertugas di Polres Kebumen dapat memajukan Polres Kebumen dan menjadi tauladan para polwan khususnya dan personil Polres Kebumen pada umunya" imbuh Kapolres. (humas/Polres Kebumen /bharindonews.blogspot.co.id).

Selasa, 25 April 2017

Moch. Fajar Nugroho, Putra Kasatreskrim Polres Banjarnegara Sabet Emas di Kejuaraan Judo Kapolres Kendal Cup 2017

Kendal -(26/4/2017) Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Judo bertajuk Disporapar-Kapolres Kendal Cup yang digelar di GOR Bahurekso, Kabupaten Kendal pada Sabtu-Minggu (22-23/4) telah usai, dimana kontingen Kabupaten Wonogiri berhasil keluar sebagai juara umum, dengan merebut 11 emas, 4 perak, dan 3 perunggu.

Ada yang menarik dari gelaran Kejurprov Judo tersebut, yaitu tampilnya Mochamad Fajar Nugroho, atlit asal Banyumas yang berhasil meraih emas di kelas 34 kg kelompok umur 9-13 tahun.

Fajar adalah putra dari AKP Tarjono Sapto Nugroho, SH, MH, Kasatreskrim Polres Banjarnegara, saat ini duduk di kelas 4 MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri) Purwokerto.

AKP Sapto sendiri adalah pejudo kawakan yang tergabung dalam klub JWG (Judo Waza Gombong), sejak masa SMA hingga sekarang. Rupanya darah pejudo mengalir kuat pada diri Fajar.

AKP Sapto merasa puas dan bangga dengan prestasi yang diraih putra kesayangannya. "Saya merasa bangga dan terharu atas keberhasilan Fajar. Darah judoka saya menurun pada anak saya", ujarnya.

Fajar, judoka kecil yang lahir pada 12 Maret 2007 ini bercita-cita menjadi dokter ini berlatih di Dojo SPN (Sekolah Polisi Negara) Purwokerto dibawah asuhan pelatih Heri Warsito, dan akrab dipanggil Wawang Gendut.

Dalam Kejuaraan kali ini, kontingen Banyumas meraih 5 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. "Ini adalah prestasi yang cukup membanggakan jika dilihat dari waktu persiapan yang mepet", ujar Wawang Gendut, pelatih sekaligus official.

Sementara sang juara umum, kontingen Wonogiri unggul dua emas dari juara umum 2016 Kota Semarang yang harus puas di peringkat kedua dengan raihan sembilan emas, empat perak, dan delapan perunggu. Sementara di peringkat ketiga ada Kota Salatiga yang memperoleh delapan emas, satu perak, dan empat perunggu.

Menurut Ketua Kontingen Judo Wonogiri Budiono, gelar juara umum ini merupakan hasil kerja keras pejudo-pejudo Wonogiri yang berlatih giat sejak Januari 2017 yang lalu.

“Saya bangga dengan perjuangan mereka. Mudah-mudahan adik-adik mereka yang belum meraih prestasi semacam ini dapat termotivasi menyamai, atau bahkan melebihi kakak-kakaknya,” tutur Budiono.

Kepala Pelatih Klub Judo Gajah Mungkur Wonogiri Sutarto menuturkan, anak-anak asuhannya yang terpusat hanya dalam satu klub judo memudahkan pelatih dalam mengatur program latihan dan mengoordinasi pejudo. Anak asuhnya berangkat ke Kejurprov sudah melalui seleksi yang ketat. Meskipun kontingen harus menghadapi segala keterbatasan, terutama terkait pembiayaan kontingen yang melibatkan 38 pejudo dan tiga ofisial.

Raihan Wonogiri sebagai juara umum Kejurprov Judo 2017 ini, menurut Wakil Ketua III Bidang Perwasitan Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Tengah Surya Agung Nusantara sudah terprediksi sebelumnya. Ia melihat sarana prasarana latihan yang baik, animo pejudo yang tinggi, dan para pejudo senior Wonogiri yang mampu menembus kompetisi setingkat PON dan SEA Games, seperti Desi Yudianti, telah membawa motivasi tersendiri bagi para pejudo yunior.

“Pembibitan pejudo-pejudo potensial berjalan dengan baik, meski dari tahun ke tahun persaingan antardaerah di Jawa Tengah semakin ketat. Wonogiri sampai saat ini mampu bersaing dan menunjukkan bahwa mereka salah satu penyumbang pejudo berprestasi di Jawa Tengah,” ujarnya.

Hasil Kejurprov ini akan dijadikan para pengurus PJSI Jawa Tengah sebagai bahan pertimbangan untuk memilih pejudo-pejudo yang tampil dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Kartika Cup di Bandung pada 19-21 Mei mendatang.

Beberapa Atlet Judo dari Polres Kendal juga meraih medali, diantaranya Briptu Wahyu Aji yang turun di kelas -66 kg putra sebagai juara 3, Bripda Agatha Aditina Arumsari kelas -45 kg putri juara 2, Bripda Yesi Yunita kelas 48 kg putri juara 3, Bripda Ineke Yoseva kelas -70kg putri juara 2, dan Bripda Dewi Permatasari kelas -70 kg putri juara 3. Sedangkan 9 medali lainnya didapatkan oleh atlit binaan Polres Kendal yang tergabung dalam Remaja Bhayangkara Club ( BRC ).

Di tempat terpisah Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah, SIK mengapresiasi atas prestasi yang dicapai para anggotanya tersebut.
“Selamat atas medali yang didapat, pertahankan dan tingkatkan prestasinya di event-evant kejuaraan selanjutnya”, tutur Kapolres. (Heri Warsito /bharindonews.blogspot.co.id).