Cari Blog Ini

Selasa, 28 Februari 2017

Polri Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan

JAKARTA– (1/3/2017) Mabes Polri, Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Polri) mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan Indonesia karena terbukti mengelola keuangan dengan baik di tahun anggaran 2016.

Hal ini di ungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani, saat Rakornas Pelaksanaan Anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) di APBN 2017 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan untuk kategori nilai pagu anggaran di atas Rp 10 triliun, peringkat 5 terbaik adalah Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, Kepolisian RI, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Sosial.

Ditambahkan Sri Mulyani, ada 11 indikator penilaian bagi kementerian/lembaga yang mendapatkan penghargaan.

“Ada 11 kriteria indikator yg jadi acuan untuk mengukur kinerja K/L, yang merupakan penjabaran dari evaluasi aspek kepatuhan pada regulasi, aspek efesiensi kegiatan pelaksanaan dan aspek kesesuaian,” terang Sri Mulyani.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan penilaian pemberian penghargaan sudah ditetapkan, mulai dari penyerapan anggaran, akurasi pencairan dana, ketertiban dalam penyampaian kontrak, hingga frekuensi revisi DIPA.

”Semoga dengan penghargaan para menteri, sekjen, itjen dapat mengenai setiap Rupiah yang dialokasikan di K/L, yang mana bukan hanya untuk layani kebutuhan instansi, melainkan untuk pembangunan nasional, ” tutur Sri Mulyani. (Tribratanews.polri.go.id).

Penulis :Tim
Editor :Kang Ikbal
Publish : Alam / Veri
Sumber : Detik.com

Senin, 27 Februari 2017

Polsek Padamara Evakuasi Korban Gantung Diri


PURBALINGGA - (27/2/2017) Petugas Polsek Padamara mendapati laporan adanya seorang laki laki meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara gantung diri di kebun Di desa kalitinggar Rt.03 RW.03 Kec.Padamara Kab.purbalingga. Senin ( 27/02/2017 ) sekira jam 13.30 wib.

Sesampainya petugas datang di tkp yang di pimpin oleh kapolsek padamara AKP BAMBANG SIDIK S.,SH. mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi dan memeriksa korban bersama dokter dari puskesmas kecamatan padamara bernama dr.DEWANTO dan tim INAFIS Polres Purbalingga 

Korban bunuh diri bernama Nasroji (80 ) tahun, Islam, Tani, alamat Desa Kalitinggar RT 03 RW 03  Kecamatan Padamara, Purbalingga. Korban melakukan bunuh diri dengan cara mengikat leher dan menggantungkan dirinya ke pohon mahoni menggunakan tali terbuat dari nilon warna biru yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Menurut keterangan saksi Septian ( 22 ) Mahasiswa, alamat Desa Kalitinggar Kidul RT 02 RW 01 Kecamatan Padamara, Purbalingga  pada saat mencari burung dengan cara menembak menggunakan senapan angin, Septian melihat seorang laki-laki dalam keadaan tergantung di pohon mahoni dengan leher terikat tali tambang warna biru. Saksi berteriak memanggil saksi Rasmeja (60 ), Islam, Tani, Desa Kalitinggar RT 03 RW 03 Kecamatan Padamara, Purbalingga yang sedang memanen padi di sawah dengan jarak sekitar 100 m dari TKP.

Kemudian Rasmeja mendekati Saksi Septian di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya beberapa warga mendartangi TKP dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Padamara.

Korban melakukan gantung diri menurut keterangan saksi Rasmeja di karenakan korban merasa putus asa semenjak pisah ranjang dengan istrinya bernama Katem Alias Nini Pendek (90 ), dukun bayi, alamat Desa Kalitinggar 04 RW 03 dan karena menderita sakit pusing yang cukup lama dan tidak kunjung sembuh.

Menurut saksi Rasmeja sempat melihat sebelum meninggal, korban bangun tidur sekira pukul 12.30 WIB dan berjalan kearah kebun yang kemudian ditemukan dalam keadaan tergantung.Pada hari Kamis tanggal 23 Februari 2017 Korban juga memeriksakan diri ke Polindes Kalitinggar karena merasa pusing dan obat telah habis.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara petugas inafis polres purbalingga dan jenazah di periksa oleh tim dokter di simpulkan bahwa korban meninggal duni akibat bunuh diri dengan cara menggantungkan lehernya ke pohon mahoni Sehingga mengalami luka jeratan pada leher selebar 20 cm dan kemaluan mengeluarkan sperma serta mengeluarkan kotoran dari dubur dan tidak terdapat luka lain akibat kekerasan .dan tim inafis juga menemukan di dalam saku korban berupa tali plastik (rafia) warna abu-abu sepanjang 1 meter dan 2 tablet obat flu merk Contrex.

Mendasari keterangan dari dokter puskesmas Padamara tentang pemeriksaan jenazah, Kapolsek Padamara AKP Bambang Sidik S.,SH, menjelaskan kepada keluarga korban di dampingi oleh pihak aparat desa Kaur Kesra desa Kalitinggar, Saudara Akas  tentang sebab sebab kematian korban yang jelas dan murni di sebabkan karena bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali dan selanjutnya Kapolsek menyerahkan jenazah kepada keluarga korban untuk di makamkan.

"Setelah di lakukanya identifikasi atau pemeriksaan kepada korban dan dinyatakan oleh dokter meninggal karena gantung diri dan tidak terdapat luka akibat kekerasan kami selaku aparat dari kepolisian menyerahkan jenazah korban kepada bapak kades yg di wakili oleh Kaur Kesra desa kalitinggar dan keluarga korban untuk bisa di lakukan pemakaman, terang AKP Bambang Sidik S.,SH." (Humas Polsek Padamara /Riswanto / bharindonews.bkogspot.co.id).

Minggu, 26 Februari 2017

Polres Buleleng Lakukan Pengamanan Pilkedat di Pakraman Banyuasri



BULELENG- (27/2/2017) Jajaran Polres Buleleng Bali melakukan pengmanan pada acara Pilkedat (Pemilihan Kelian Desa Adat) di Desa Pakraman Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Minggu (26/2) yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA.

Pilkedat sendiri berlangsung di Wantilan Desa Pakraman Banyuasri, tepatnya Jalan Sudirman No. 21 Kelurahan Banyuasri, Dua orang kandidat sebagai Calon Kelian Desa Adat Pakraman Banyuasri adalah Nyoman Mangku Widiasa dan Nyoman Westha, S.Pd, M.Pd.

Ketua Panitia Pemilihan Kelian Desa Adat Banyuasri, I Made Wirawan, S.Pd, menyebutkan bahwa terdapat  578 (lima ratus tujuh puluh delapan) DPT ( Daftar Pemilih Tetap) dari pemilih utama atau kepala keluarga(laki-laki).

Dalam pemilihan kali ini, masyarakat yang hadir sejumlah  393 yang tidak hadir 185. Sementara untuk surat suara berjumlah 604 terpakai 393 sisa 211, lanjut I Made Wirawan.

Pemilihan Kelian Desa Adat Pakraman Banyuasri berlangsung hingga pukul 15.00 WITA dengan hasil Nyoman Mangku Widiasa memperoleh  199 suara, dan Nyoman Westha, S.Pd, M.Pd, memperoleh 193 suara serta satu suara tidak sah.

Anggota Polres Buleleng  yang didukung anggota Polsek Singaraja dan Bhabin Kelurahan Pakraman Banyuasin dengan dibantu  28 orang Pecalang Desa, siaga mengamankan jalannya Pilkedat hingga acara selesai. (Ardana / bharindonews.blogspot.co.id).


Polisi Buleleng Sahabat Masyarakat



BULELENG- (26/2/2017) Dalam rangka menjaga kamtibcar (keamanan, ketertiban dan kelancaran) lalu lintas dan mengantispasi gangguan Kamtibmas, Kapolsek Kota Singaraja Kompol I. Nyoman Suarnata pada pukul 23.00 WITA bersama 22 personil  memimpin langsung  ke lapangan tepatnya di jalan Kartini Singaraja, Buleleng.

Kegiatan tersebut dilakukan mengingat di sepanjang jalan Kartini hampir setiap malam Minggu terdapat sekelompok anak muda yang membuat resah masyarakat dengan suara knalpot brongnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan telah diamankan 2 kendaraan roda dua dalam kondisi pretelan, knalpot brong .

Kapolsek.Kota Singaraja mengharapkan kepada masyarakat khususnya orang tua agar memperhatikan dan mengawasi putra putri mereka jangan sampai terjerumus dengan kegiatan yang negatif, yang pada akhirnya merugikan masa depan mereka. (Ardana / bharindonews.blogspot.co.id).

Anggota Polres Buleleng bersama TNI dan Masyarakat Bersihkan Tempat Ibadah



BELELENG- (26/2/2017) Anggota Polres Buleleng, Bali, kemarin Sabtu (25/2) sekira pukul 07.00 WITA melakukan gait bersih-besih di Pure Lebah Desa Suwug Kecamatan Sawan, Buleleng.

Kegiatan tersebut untuk mengaplikasikan Tiga Pilar Keamanan. Kerja bakti bersama dari unsur TNI-Polri, Babinkamtibmas dan Babinsa untuk membersihkan areal pura dan saluran air sekitarnya.

Personil gabungan TNI-Polri berama belasan orang bergabung dengan Perbekel, klian Desa Pekraman dan warga desa Suwug.

Kegiat berjalan aman dan lancar serta mendapat apresiasi positif dari masyarakat.
(Ardana / bharindonews.blogspot.co.id).

Kamis, 23 Februari 2017

KAPOLSEK BULELENG SANTUNI KORBAN BENCANA



BULELENG - Kamis.(19/01/17) kapolsek Kota Buleleng, Kompol Nyoman Suarnata bekerjasama dengan pihak pengusaha, memberikan sumbangan dalam bentuk sembako kepada masyarakat desa Pemaron Kecamatan Buleleng yang terkena bencana.angin puting beliung.

Disela-sela kegiatan Kapolsek memberikan himbauan  kepada masyarakat yang ditimpa musibah agar tabah dan sabar. Semoga uluran berupa bantuan tersebut bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban yang diakibatkan bencana puting beliung. (Ardana / bharindonews.blogspot.co.id).

Rabu, 22 Februari 2017

POLDA JAWA TENGAH MUSNAHKAN RIBUAN LEMBAR UANG PALSU



SEMARANG – (22/2/2017) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng musnahkan 31.361 lebar uang palsu hasil penyerahan dari Bank Indonesia Perwakilan Jateng, Rabu (22/2).
Disela kunjungan kerja di Ditreskrimsus Polda Jateng, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Drs. Indrajit S.H., memusnahkan ribuan uang palsu berbagai nominal dengan menggunakan alat penghancur kertas. Uang palsu tersebut merupakan penyerahan dari Bank Indonesia Perwakilan Jateng selama kurun waktu tahun 2014 sampai dengan 2016.
Dalam pemusnahan uang palsu tersebut Wakapolda jateng didampingi oleh Kepala Divisi Pengelolaan Uang Rupiah, Bapak Eko Purwanto juga didamping Dirkrimsus, Dirtahti, Karo SDM, Kepala Divisi dari BI dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jateng. (Humas Jateng / bharindonews.blogspot.co.id).