![]() |
| Bupati Kebumen, Ir. HM. Yahya Fuad, SE (kanan) bersama Wakil Bupati, KH. Yazid Mahfudz. |
Bhayangkara Indonesia News terdaftar pd Departemen Hukum dan HAM RI, Dirjen HAKI No. D. 002016052740. MoU Polri dan Dewan Pers No. 01/dP/MoU/ii/2012, No. 05/ii/2012 tentang Koordinasi dalam Penegakan Hukum dan Kemerdekaan Pers, Pelindung : KaDiv Hukum Polri, Pembina : Kombes. Pol. Drs. Kadarusman, SH, MH, Kombes Pol. (Purn) Drs. Jhon Hendri, SH, MH. Senior Editor : AKBP. Jasa Siagian, SH, MH, AKBP. Bambang Kayun, SH, MH. Pemred : Kasyadi Saputro. Kabid. Brand Image Polri : Arief Luqman El Hakiem
Cari Blog Ini
Selasa, 23 Januari 2018
Bupati Kebumen, M. Yahya Fuad Tersangka KPK
Minggu, 21 Januari 2018
Kasubbag Humas Polres Kebumen, AKP. Willy Budiyanto, SH Pindah Tugas ke Boyolali
KEBUMEN - (22/1/2018) Polres Kebumen kembali melakukan rotasi jabatan inspektur. Sedikitnya lima kursi jabatan Inspektur di Polres Kebumen, dirotasi termasuk Kasubbag Humas, AKP Willy Budiyanto, SH yang akan bertugas di Polres Boyolali. Penyegaran jabatan itu berdasarkan surat keputusan Kapolda Jateng Irjenpol Condro Kirono pada bulan Januari 2018 tahun ini.
Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar selaku Inspektur Upacara, dalam upacara serah terima jabatan Sertijab mengungkapkan, rotasi jabatan atau mutasi jabatan adalah hal yang wajar.
"Hal tersebut merupakan salah satu mata rantai dalam siklus pembinaan SDM Polri, guna memberikan ruang bagi personel Polri, untuk mengembangkan karier," ucap AKBP Arief Bahtiar saat membacakan amanat, Senin (22/01/2018) pagi.
Dalam kesempatan itu, Kasat Intelkam dari AKP Cipto Rahayu Diserahkan kepada AKP Abdullah. Kasat Reskrim AKP Koliq Salis Hirmawan diserahkan kepada pejabat baru AKP Aji Darmawan.
Sedangkan untuk Kapolsek Ayah yang semula dijabat AKP Masngudin, diserahkan kepada IPTU Heru Sunyoto. AKP Masngudin akan menjabat sebagai Kasubbag Humas Polres Kebumen menggantikan AKP Willy Budiyanto.
AKP Willy Budiyanto, dalam surat keputusan itu akan pindah ke Polres Boyolali sebagai Kasat Reskrim di kota yang memiliki semboyan kota Tersenyum.
Kapolsek Puring yang semula dijabat AKP Joko Maryono diserahkan kepada AKP Khadijah Widayat. AKP Joko Maryono akan menduduki jabatan baru sebagai Kapok Ambal, karena pejabat lama AKP Topo Walyono memasuki masa pensiun.
Kapolres Kebumen dalam kesempatan itu juga mengucapkan terimakasih kepada para Bhayangkari yang telah mendampingi para suami sehingga sukses dalam tugas.
Upacara Sertijab digelar di lapangan indoor Tenis Polres Kebumen dan dihadiri PJU Polres Kebumen para Kapolsek, Bhayangkari, personel jajaran serta dari TNI.
(HumasresKebumen / Bhyangkara Indonesia News)
Sabtu, 06 Januari 2018
Pemred Media "Bodong" Penyebar Hoax Diringkus Bareskrim Polri
JAKARTA - (6/1/2018) Direktorat Tindak Pidana Siber (Dirtipid Siber) Bareskrim Polri menangkap pemimpin redaksi sebuah media bodong di Pati, Jawa Tengah, yaitu Zaenal Arifin (28).
Dia ditangkap karena telah menulis ulang terkait informasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh Anggota DPR RI Komisi III, Mulyadi.
"Pada tanggal 18 Desember 2017 kami dari siber telah menerima pengaduan pencemaran nama baik atau fitnah. Korban adalah Ir Mulyadi dari anggota komisi III Partai Demokrat tentang pencemaran nama baik beliau," kata Kanit III Subdit II Bagian Penindakan Siber Bareskrim Polri, AKBP Irwansyah di kantor Siber Bareskrim Polri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018).
Lebih lanjut, Irwansyah menerangkan bahwa berita yang ditulis ulang oleh Zaenal soal pengaduan istri Mulyadi, Mefiana Malinani ke MKD atas KDRT pada Selasa (5/12) lalu.
Menurut Zaenal, berita yang menyangkut Mulyadi tengah viral di media sosial. Oleh karena itu dia membuat ulang berita tersebut untuk dapat menarik para pembaca di medianya itu.
"Dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan memang mengakui bahwa yang bersangkutan ini adalah pemred juga sebagai admin. Dia (Zaenal) mengakui waktu itu memalsukan berita tersebut karena pada saat itu viral," jelasnya.
Zaenal sendiri ditangkap oleh polisi di kantornya di Jalan Ronggowasito, Pati, Jawa Tengah, sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (4/1), untuk dimintai keterangan.
Berdasarkan pemeriksaan, pihaknya belum menemukan adanya indikasi orang lain yang menyuruh Zaenal.
Menurut pengakuan Zaenal, bahwa perbuatannya itu murni dia lakukan sendiri tanpa adanya paksaan dari orang lain dan karena memang untuk konsumsi media bodongnya itu.
"Kemudian kami tindak Lanjuti, jadi pencemaran nama baik beredar melalui portal berita aliansi rakyat news. Kemudian kami berkoordinasi dengan Dewan Pers disana portal berita itu tidak terdaftar, atas dasar itu kami tindak lanjuti dan melakukan upaya tangkap paksa," ujarnya.
Sementara itu, Mulyadi yang merasa namanya telah dicemarkan dengan berita yang telah dibuat oleh Zaenal tersebut mengaku bahwa berita tersebut tak benar alias bohong.
"Yang saya indikasikan diviralkan, tentu ini berita bohong. Saya akan mengambil tindakan penegakan hukum," ujar Mulyadi di tempat yang sama.
Sebelum ke Bareskrim Siber, Mulyadi terlebih dahulu ke MKD untuk mencari kebenaran atas berita tersebut.
Ternyata, MKD pun tak mengetahui adanya pelanggaran etika atas laporan istrinya.
"Terhadap beberapa hal yang semuanya tidak benar, MKD sendiri sudah saya konfirmasi tidak tahu," ucapnya.
Zaenal sendiri menyesali perbuatannya terhadap Mulyadi dan berjanji akan melakukan klarifikasi berita tersebut.
"Memang saya asal mencomot atau mengambil saja. Terkait pemberitaan tersebut saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas perbuatan yang melawan hukum tersebut kepada bapak Mulyadi dan saya berjanji akan memperbaiki nama Mulyadi di web
aliansirakyatnews.com, " kata Zaenal di tempat yang sama.
Atas perbuatanya, Zaenal di sangkakan pasal 45 ayat 3 Juncto 27 ayat 3 dengan ancaman hukum 4 tahun penjara.
Penulis: Dwi Rizki
Sumber : Tribunnews.com
Minggu, 24 Desember 2017
Kompak, Kanit Binmas Polsek Buluspesantren Bersama Babinsa Amankan Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW
Kebumen - (25/12/2017) Indahnya kebersamaan, berkahnya persatuan. Kalimat yang cocok untuk menggambarkan kekompakan TNI-POLRI dalam melindungi serta mengayomi masyarakat. Suatu momen pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan khotmil Qur'an wal kutub di Masjid Al Ikhlas desa Setrojenar, Buluspesantren, Kebumen memperlihatkan sinergi anggota polisi dan tentara.
Nampak Kanit Binmas Polsek Buluspesantren, Aiptu Sukamto bersama beberapa anggota kepolisian bahu membahu dengan Babinsa Koramil Buluspesantren dalam mengamankan acara pengajian.
Acara pengajian yang digelar bertepatan libur Natal dihadiri ribuan peserta umat Islam dan para santri TPQ Al Ikhlas diisi ceramah Al Mukarom KH. 'Ath Thori Ma'mun dari Magelang.
Lokasi masjid berada di pinggir jalan utama provinsi, jalan Daendels yang menghubungkan Yogyakarta-Cilacap sehingga arus lalulintas cukup padat dan ramai. Aiptu Sukamto bersama anggota Koramil Buluspesantren dengan semangat mengatur arus kendaraan yang berlalu lalang.
Pengasuh TPQ Al Ikhlas, Ustadz Sholeh mengatakan, "Kami sengaja menyelenggarakan pengajian dan khotmil Qur'an bersamaan dengan libur Natal agar menampakkan kerukunan dan kebhinekaan".
"Saudara-saudara yang Nasrani memperingati hari kelahiran nabinya, maka umat Islam pun memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Namun tetap rukun dan saling toleransi" imbuh Ustadz Sholeh. (Binmas Polsek Buluspesantren / Bhayangkara Indonesia News).
Sabtu, 23 Desember 2017
5 Jurus Jitu Kapolres Kebumen Hadapi Natur 2018
KEBUMEN - (23/12/2017) Menghadapi libur panjang akhir tahun dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru (Natur) 2018, Kapolres Kebumen, AKBP. Arief Bahtiar, SIK, MM menerapkan (5) lima jurus jitu Kamtibmas. Strategi ini diterapkan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat Kebumen khususnya dalam menikmati libur panjang akhir tahun.
Berikut 5 jurus jitu Kamtibmas yang dilakukan Kapolres Kebumen bersama jajarannya dan didukung Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kebumen.
Kesiapan Pasukan Pengamanan
Sebanyak 650 personel Polres Kebumen nantinya akan terjunkan untuk mengamankan Natal dan tahun baru 2018 dekat ini, dengan sandi Operasi Pengamanan Lilin Candi 2018.
Hal ini diungkapkan langsung Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar, melalui Waka Polres Kebumen Kompol Christian Aer dalam Rakor Ekuinda menghadapi Natal dan Tahun baru, di gedung Jatijajar Pendopo Kabupaten Kebumen, Senin (18/12) pagi.
Selain gereja, pengamanan malam pergantian tahun akan dititikberatkan di Alun-alun Kebumen dan Benteng Vanderwijk Gombong. Selama operasi lilin, Polres kebumen sedikitnya menyiapkan dua pos pengaman, yakni pos pengamanan Lalulintas Gombong dan Pos pengamanan Alun-lun Kebumen.
Kesiapan Sarpras dan Kendaraan Dinas Polisi
Selasa (19/12) siang, semua kendaraan dinas diapelkan dan dicek kondisinya, tak luput juga semua isi gudang Sat Sabhara dikeluarkan dan dilakukan pengecekan dengan penuh teliti. Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar, melalui Waka Polres Kebumen Kompol Christian Aer, pengecekan ini dilakukan sebagai langkah dini untuk mengetahui kondisi Sarpras pengamanan Natal dan tahun baru dekat ini.
"Hari ini kita cek semuanya. Baik kendaraan dinas roda dua, roda empat, peralatan SAR, Peralatan Dalmas, kelengkapan perorangan, kita cek. Jadi jika ada kekurangan, kita masih ada waktu untuk memperbaiki atau melengkapi," ucap Waka Polres saat pengecekan.
Rekayasa Lalulintas dengan Car Free Night
Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar, melalui Waka Polres Kebumen Kompol Christian Aer, "Car-free Night" akan diberlakukan jika pengunjung alun alun Kebumen terjadi peningkatan yang cukup tinggi.
Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Suryo Wibowo, saat dikonfirmasi mengenai rekayasa lalu lintas "Car-free Night" nanti ada beberapa ruas jalan yang ditutup. Sehingga untuk kawasan alun alun Kebumen, steril dari kendaraan bermotor.
"Pemberlakuan Car-free Night ini, sebetulnya, dari tahun ke tahun sudah dilakukan Polres Kebumen. Kita berlakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan sehingga arus lalulintas menjadi krodit," ungkap AKP Suryo.
Sidak Harga dan Ketersediaan Sembako di Pasar
Kapolres Kebumen AKBP. Arief Bahtiar, S.I.K., M.M. bersama Forkompimda Kebumen melaksanakan kunjungan ke Pasar Induk Tumenggungan Kebumen untuk memantau ketersediaan dan harga Sembako jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Kamis (20/12).
“Kegiatan kunjungan ke pasar bersama Forkompimda di maksudkan untuk membantu dan memantau sidak harga sembako serta sebagai perwujudan dari Polres Kebumen untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap penjual dan pembeli sehingga bisa beraktifitas dengan aman dan nyaman" terang AKBP Arief Bahtiar.
Himbauan Tidak Ada Sweeping, Tidak Ada Paksaan Mengenakan Atribut Natal kepada Karyawan
Selama perayaan Natal, Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar meminta tidak ada aksi sweeping dan paksaan kepada warga non Nasrani untuk mengenakan atribut Natal. Hal ini diungkapkan Kapolres Kebumen saat pertemuan silaturahmi ormas keagamaan dan tokoh lintas agama di hotel Maxolie, Jumat (22/12) sore.
Diungkapkan Kapolres Kebumen, hal itu untuk menjaga situasi Kamtibmas selama perayaan Natal dan Tahun baru. AKBP Arief juga mengajak, kepada tokoh lintas agama untuk patroli bersama selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
(Arief Luqman El Hakiem / Bhayangkara Indonesia News).
Senin, 11 Desember 2017
Arief Bahtiar, Pelopor Inovasi Pelayanan Kepolisian Kini Memimpin Polres Kebumen
Kebumen (11/12/2017) AKBP. Arief Bahtiar, SIK, MM resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor Kebumen menggantikan AKBP. Titi Hastuti, S.Sos yang menduduki jabatan baru sebagai Kasubbagum Bagrenmin AKPOL Lemdiklat Polri. Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kepolsian Daerah Jawa Tengah, Irjen. Pol. Drs. Condro Kirono, MM, M.Hum di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Senin (11/12).
Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi terhadap jajaran perwira menengah di lingkungan Polda Jawa Tengah. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST 2754 / XI / 2017 tertanggal 16-11-2017, Arief Bahtiar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polda Jawa Tengah kini memimpin Korps Bhayangkara di kota yang berjuluk Kebumen Beriman.
Arief Bahtiar bukanlah sosok asing di lingkungan Polda Jateng. Sejak tahun 2007 polisi ganteng ini sudah bertugas di wilayah Jawa Tengah, tepatnya sebagai Kepala Satuan Lalulintas Polres Brebes. Bahkan di tahun 2009 pernah menjabat sebagai Kasubbag Lantas Bag Ops Polwil Banyumas, kota yang sangat dekat dengan Kebumen.
Karir polisi kelahiran Jakarta 1975 ini memang banyak di lalulintas. Pernah menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Jepara (2008), Kasi STNK Subdit Min Regident Ditlantas Polda Jateng (2010), Kasi BPKB (2011), sebelum akhirnya menjabat sebagai Wakapolres Pekalongan dan selanjutnya Wakapolres Semarang (2012).
Ayah dua orang putri cantik, Zakiya Julieta Bahtiar dan Zaskia Adyalieta Bahtiar, lulus pendidikan Akademi Kepolisian Semarang tahun 1998. Lulusan AKPOL 1998 adalah perwira remaja pertama yang tidak dilantik oleh Presiden Soeharto, mereka lahir di Era Reformasi sehinga sering dikenal sebagai PAJERO (Perwira Remaja Era Reformasi).
Banyak sekali PAJERO yang sukses berprestasi ketika menjadi pemimpin, beberapa bahkan langsung mendapat penghargaan dari Kapolri dan Kementerian PAN RB. Sebut saja AKBP. Wahyu Sri Bintoro (Kapolres Bojonegoro), AKBP. Fadly Samad (Kapolres Probolinggo), AKBP. Takdir Mattanette (Kapoles Banjarmasin), AKBP. I Made Agus Prasatya (Kapolres Madiun) dan AKBP. Agung Marlianto (Kapolres Jombang, peraih penghargaan Adhi Makayasa 1998).
Suami dari anggota Bhayangkari, Novy Puryanti, ini mengikuti pendidikan Sespimmen Polri pada tahun 2014 dan pernah berdinas di Polda Papua, sebelum akhirnya kembali ke Polda Jateng dengan jabatan Analis Kebijakan Muda Bidang Waster Ditpamobvit, pada tahun 2015. Selanjutnya Arief Bahtiar dipercaya sebagai Kepala SPKT Polda Jateng pada tahu 2016, tepatnya tanggal 3 Juni.
Di masa kepemimpinannya, SPKT Polda Jateng membuat terobosan dalam bidang pelayanan publik berupa inovasi teknologi informasi berbasis Android yang disebut SMILE Police Polda Jateng. Bersama Kapolda dan Kabid Humas, Arief Bahtiar merancang aplikasi Smile Police yang terdiri dari 6 aplikasi online yaitu Panic Button, E-Bhabin, E-Public Service, E-Complaint, E-Learning, E-Office. Sistem Informasi Manajemen Layanan Elektronik (SMILE Police) ini diluncurkan langsung oleh Kapolri, Jenderal Polisi Prof. Drs. HM. Tito Karnavian, MA, Ph.D bersama Menteri PAN RB, Asman Abnur di Semarang, 4 Februari 2017.
Dalam Panic Button terdapat aplikasi Public Panic Button untuk masyarakat yang ingin mengirimkan pesan darurat, permintaan pertolongan kepada pihak kepolisian dan kerabat. Pengguna cukup menekan tombol SOS pada layar smartphone minimal tiga kali, secara otomatis aplikasi mengirimkan pesan darurat yang telah didaftarkan, polisi dan operator dasbord monitoring. Polisi dilokasi terdekat akan segera merespon dan operator akan menugaskan jajaran kepolisian segera menuju lokasi kejadian perkara.
E-Public Service merupakan aplikasi untuk memudahkan berbagai pelayanan. Seperti Smart Regident Center meliputi E-BPKB, STNK reminder dan SIM Online. E-BPKB atau elektronik BPKB diciptakan untuk memudahkan masyarakat mengecek keabsahan BPKB serta mengakses identitas pemilik dan nomor pada BPKB.
Sedangkan STNK reminder bertujuan untuk mengingatkan masyarakat yang akan mengesahkan STNK tahunan serta masa jatuh tempo perpanjangan 5 tahunan. Nantinya masyarakat akan langsung menerima notifikasi melalui smartphonenya. Bagi masyarakat yang akan mendaftar untuk mendapatkan SIM baru dan perpanjangan Polri juga menyediakan layanan SIM Online diseluruh Satpas di Indonesia.
Pemohon cukup mengisi formulir online disitus sim.korlantas.polri.go.id. Setelah mendaftar pemohon akan menerima notifikasi melalui email. Bukti registrasi kemudian dibawa ke kantor satpas terdekat untuk proses lebih lanjut. E-Public servise juga meliputi SKCK online untuk masyarakat yang akan mengajukan pembuatan SKCK. Pemohon juga mengisi secara lengkap data yang terdapat dalam situs skck.jateng.polri.go.id. Pemohon kemudian akan menerima nomor registrasi untuk dibawa ke Polres terdekat.
E-Complaint hadir sebagai wadah pengaduan masyarakat terhadap kinerja dan layanan kepolisisan yang ditangani oleh bidang profesi dan pengamanan untuk menyampaikan keluhannya, masyarakat dapat mengisi form keluhan dalam aplikasi e-complain keluhan tersebut secara otomatis diterima admin website bidpropam.jateng.go.id laporan ini selanjutnya akan diteruskan kepada Kabid Propam Subbid Provos, Subbid Wabprov, dan Subbid Paminal. Tindak lanjut dari laporan tersebut akan dikirimkan kepada pelapor.
Sebagai Kepala SPKT, Arief Bahtiar bersama dengan Kabid Humas Polda Jateng melakukan sosialisasi SMILE Police melalu media massa baik cetak maupun elektronik. Tanpa kenal lelah, dia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi SMILE Police untuk mempercepat pelayanan kepolisian. Sayang sekali jika aplikasi yang berbiaya mahal ini tidak dimanfaatkan oleh masyarakat, demikian selalu disampaikan oleh Arief Bahtiar dalam setiap kegiatan sosialisasinya.
AKBP. Areif Bahtiar, SIK, MM, pelopor inovasi pelayanan publik di Polda Jawa Tengah kini memimpin Polres Kebumen. Semoga di bawah kepemimpinannya, pelayanan kepolisian di Kebumen lebih efektif dan efisien, penanganan kamtibmas dan perkara juga lebih cepat dan memuaskan. Tujuan akhirnya adalah meningkatnya kepercaya masyarakat terhadap Institusi Polri, seperti yang dicanangan Kapolri dalam jargon Polisi Promoter (Profesional Modern Terpercaya).
Sebagai Kapolres Kebumen yang baru, Arief Bahtiar bahkan berkomitmen menambah slogan Polri menjadi Polisi Promoter dan BERSAHAJA (Berintegritas, Solid, Akuntabel, Humanis, Kerjasama).
Semarang, 11 Desember 2017
Arief Luqman El Hakiem
Ketua Relawan TIK Kabupaten Kebumen,
Kabid. Branding Polri & Kemitraan pada Bhayangkara Indonesia News / Investigative Journalisme.
Rabu, 29 November 2017
Pemprov DKI Jakarta Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Jakarta - (29/11/2017) Gubernur baru DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan kembali memanjakan warga ibukota dengan menghapus sanksi administrasi atau denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) bagi wajib pajak yang memiliki tunggakan.
"Dengan adanya program pemutihan ini, maka siapa yang melakukan pelunasan atas kewajiban pajaknya sekarang silakan melakukan. Dari mulai besok sampai dengan tanggal 23 Desember," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2017).
Gubernur yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKS itu berharap, seluruh masyarakat taat membayar pajak kendaraannya.
Penghapusan ini mulai berlaku 30 November sampai 23 Desember 2017.
"Di periode itu bebas untuk melakukan pelunasan tanpa terkena sanksi apapun meskipun sudah terlambat lima tahun silakan datang dan anda tidak akan kena sanksi. perhari ini data yang belum lakukan kewajibannya cukup besar," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/11).
Program ini bermaksud untuk memberikan kesadaran di masyarakat bahwa membayar pajak adalah suatu kewajiban bagi suatu warga negara.
"Dan membiasakan untuk melunasi pajak itu penting sehingga ada kebiasaan melunasi tanggung jawab," ujarnya.
Kemudian Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, dan Jasa Raharja akan menggelar razia untuk sasaran kendaraan bermotor yang menunggak pajak atau belum daftar ulang.
"Jadi kita memberikan satu sisi kebebasan, tidak dikenai sanksi maka itu lakukan. kita akan lakukan razia. jadi ini fair nih, razianya sambil diberikan bebas bila terjadi penunggakan," terangnya.
Menurut data yang dia dapat, terdapat 2,3 juta roda empat dan yang menunggak jumlahnya 30 persen atau 694 ribu. kendaraan roda dua dan tiga dari jumlah 7 juta, yang menunggak 3,3 juta, jadi 47 persen kendaraan roda dua dan tiga di Jakarta tidak melunasi pajak. Dan hanya 53 persen yang melunasi pajak.
Jadi kalau dihitung jumlah pajak yang harusnya dibayarkan sekitar Rp 8,6 triliun tetapi yang menunggak jumlahnya RP 1,7 triliun. Jadi, kata Anies, selama akhir November sampai 23 Desember sanksi pajak dibebaskan.
"Dan kita berharap para wajib pajak bisa menunaikan kewajibannya sesegera mungkin sesuai periodenya dan sesudah itu kita akan intensifkan razia gabungan," tutupnya.
Ia mengaku prihatin dengan pemasukan pajak kendaraan bermotor di Ibu Kota. Kata Anies, pihaknya optimis dengan cara tersebut dapat menyedot pajak yang maksimal.
"Kita sudah membicarakan ini dengan Ditlantas Polda Metro Jaya. Dan institusi Pemprov, Badan Pajak dan Retribusi Provinsi akan menggelar razia gabungan untuk sasaran kendaraan bermotor yang menunggak pajak atau belum daftar ulang," tandasnya. (ALH /Bhayangkara Indonesia News).
