Cari Blog Ini

Minggu, 05 Maret 2017

Polres Buleleng Gelar Syukuran Pilkada Damai



BULELENG- (5/3/2017) Pelaksanaan tahapan pencoblosan Pilkada Buleleng sudah selesai dan berlangsung dalam keadaan aman sertakondusif. Sebagai bentuk rasa syukur dan ucaan terimakasih, anggota Polsek Kota Singaraja bersama anggota Koramil Buleleng melaksanakan kegiatan masak/mebat bersama.

Bersama anggota Koramil Singaraja yang berjumlah sebanyak 22 personil, 120 anggota Polsek Singaraja nampak ceria dan kental suasana kekeluargaan.                      

Hadir juga dalam acara syukuran tersebut Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya beserta jajaran Pejabat Utma Polres Buleleng, diantaranya Wakapolres, Kabag Ops dan para Kasat.

Kegiatan seperti ini juga dilakukan dalam rangka mempererat tali silaturhmi dan menjaga hubungan yang harmonis antar institusi negara, demikian disampaikan Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya. (Ardana/ bharindonews.blogspot.co.id).


Polsek Singaraja Amankan Bandar Judi Togel



BULELENG- (5/3/2017) Kepala Unit 1 Reskrim Polsek Singaraja, Buleleng, Iptu Gede Darma Diatmika, SH  telah memimpin langsung penangkapan bandar judi togel pada hari Sabtu (4/3) sekira pukul 15.30 WITA.

Bandar togel yang diketahui bernama I Nyoman Bawa (58 tahun), warga Dusun Dharma Kerti, Desa Tukad Mungga, Buleleng, ditangkap bersama barang bukti 1 (satu) buah buku berisi 2 (dua) lembar bertuliskan angka angka pasangan togel, 25 (dua puluh lima) lembar potongan kertas kosong sebagai sarana jual kupon togel, 3 (tiga) buah bolpoint, uang tunai Rp 200.000,- dan 2 (dua) buah bokor kecil tempat uang hasil jual.

Sebelumnya jajaran Polsek Singaraja mendapat laporan warga bahwa tersangka sering menerima pasangan judi togel di lingkungan sekitar. Selanjutnya anggota Buser Polsek Singaraja melakukan penyelidikan dan disaat melihat pelaku menjual maka dilakukan penangkapan dan ditemukan barang bukti lengkap, kemudian dilakukan penyitaan.

Saat ini tersangka ditahan di Mapolsek Singaraja untuk dilakukan proses penyelidikan. Seorang saksi, Kd Yudi (40 tahun), warga setempat menuturkan bahwa kegiatan tersangka yang menjadi bandar togel telah berlangsung cukup lama dan meresahkan masyarakat. (Ardana /bharindonews.blogspot.co.id).


Kamis, 02 Maret 2017

Polres Kebumen Ringkus Maling Warnet dan Toko Sembako

KEBUMEN – (2/3/2017) Petualangan tersangka pembobol sejumlah rumah dan toko sembako serta warnet harus berkahir di Kantor Polisi. Tersangka berinisial DM (36) warga Bnjarnegara berhasil diamankan Polsek Sempor Polres Kebumen setelah sempat menjadi buron dan target opersi Polres Kebumen.

Dijelaskan Kapolsek Sempor Polres Kebumen AKP Wasidi, ditangkapnya DM pada hari Senin (20/02) pukul 11.00 wib di Banjarnegara berdasarkan keterangan komplotannya yang lebih dahulu di ringkus Sat Reskrim Polres Kebumen.

“DM ditangkap berdasarkan keterangan dari tersangka berinisial DFI (33) warga sempor, yang mengatakan jika saat melakukan sejumlah aksi ditemani oleh DM,” ucap Wasidi, Kamis (02/03).

DFI yang ternyata seorang residivis kambuhan dan sudah 2 (dua) kali masuk bui itu sebulumnya ditangkap Sat Reskrim Polres Kebumen karena aksi pencurian kendaraan bermobil jenis Pick Up Mitsubishi SS.

Didepan penyidik, DFI mengaku jika sebelumnya telah melakukan sejumlah aksi pencurian di toko sembako dan warnet yang berada di Jatinegara Sempor bersama DM.

“DM ternyata adalah seorang takmir masjid di daerah Bnjarnegara,” imbuh wasidi.

Tersangka juga telah mengakui jika melakukan pencurian padi 8,5 kwintal di Gudang Gapoktan Ds. Bejiruyung Kec. Sempor Kab. Kebumen.

Selain itu, 8 (delapan) unit komputer milik warnet Upin Ipin berhasil digondol oleh kawanan ini. Dalam pengakuannya, komputer itu mereka jual di daerah Banyumas seharga Rp, 3.150.000,-.

Dikatakan AKP wasidi, tersangka DM telah mengakui perbuatnnya. “Dirinya nekat mencuri lantaran kekuranagn modal untuk usaha jual beli singkong dan rongsokan,” papar Wasidi berdasarkan keterangan DM.

Masih kata AKP Wasidi, akibat perbuatannya itu, DM dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara. (Humas res Kbm/ bharindonews.blogspot.co.id).

Rabu, 01 Maret 2017

KAPOLRI BAHAS KERJA SAMA DENGAN KEPALA KEPOLISIAN ARAB SAUDI

JAKARTA -(1/3/2017) Mabes Polri, Kapolri Jenderal Tito Karnavian Selasa malam (28/2) menggelar pertemuan bilateral dengan Kepala Kepolisian Arab Saudi General Othman bin Nasser Al Mehrej. Selain makan malam bersama, pertemuan itu membahas rencana kerja sama kepolisian kedua negara.

Pertemuan itu digelar di rumah dinas Kapolri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2017). Pertemuan tersebut berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, salah satu agenda pertemuan yaitu membahas rencana kesepakatan kerja sama antar kepolisian kedua negara yang akan dihelat di Istana Bogor, Rabu (01/03/2017)

“Pak Kapolri mengundang makan malam sekaligus koordinasi dalam rangka kerja sama itu, Insya Allah hari ini yang akan diagendakan di Istana Bogor, diagendakan di hadapan Presiden Jokowi dan Raja Salman,” kata Irjen Boy.

Dalam pertemuan , Kapolri didampingi sejumlah jajarannya seperti Wakapolri Komjen Syafruddin, Irwasum Komjen Dwi Priyatno, Kabaintelkam Komjen Lutfi Lubihanto, Kabaharkam Komjen Eko Putut Bayuseno, dan lainnya. Sementara Liutenant General Othman bin Nasser Al Mehrej didampingi jajarannya dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama Alshueibi. (Iswanez /bharindonews.blogspot.co.id).

Selasa, 28 Februari 2017

Polri Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan

JAKARTA– (1/3/2017) Mabes Polri, Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Polri) mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan Indonesia karena terbukti mengelola keuangan dengan baik di tahun anggaran 2016.

Hal ini di ungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani, saat Rakornas Pelaksanaan Anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) di APBN 2017 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan untuk kategori nilai pagu anggaran di atas Rp 10 triliun, peringkat 5 terbaik adalah Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, Kepolisian RI, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Sosial.

Ditambahkan Sri Mulyani, ada 11 indikator penilaian bagi kementerian/lembaga yang mendapatkan penghargaan.

“Ada 11 kriteria indikator yg jadi acuan untuk mengukur kinerja K/L, yang merupakan penjabaran dari evaluasi aspek kepatuhan pada regulasi, aspek efesiensi kegiatan pelaksanaan dan aspek kesesuaian,” terang Sri Mulyani.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan penilaian pemberian penghargaan sudah ditetapkan, mulai dari penyerapan anggaran, akurasi pencairan dana, ketertiban dalam penyampaian kontrak, hingga frekuensi revisi DIPA.

”Semoga dengan penghargaan para menteri, sekjen, itjen dapat mengenai setiap Rupiah yang dialokasikan di K/L, yang mana bukan hanya untuk layani kebutuhan instansi, melainkan untuk pembangunan nasional, ” tutur Sri Mulyani. (Tribratanews.polri.go.id).

Penulis :Tim
Editor :Kang Ikbal
Publish : Alam / Veri
Sumber : Detik.com

Senin, 27 Februari 2017

Polsek Padamara Evakuasi Korban Gantung Diri


PURBALINGGA - (27/2/2017) Petugas Polsek Padamara mendapati laporan adanya seorang laki laki meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara gantung diri di kebun Di desa kalitinggar Rt.03 RW.03 Kec.Padamara Kab.purbalingga. Senin ( 27/02/2017 ) sekira jam 13.30 wib.

Sesampainya petugas datang di tkp yang di pimpin oleh kapolsek padamara AKP BAMBANG SIDIK S.,SH. mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi dan memeriksa korban bersama dokter dari puskesmas kecamatan padamara bernama dr.DEWANTO dan tim INAFIS Polres Purbalingga 

Korban bunuh diri bernama Nasroji (80 ) tahun, Islam, Tani, alamat Desa Kalitinggar RT 03 RW 03  Kecamatan Padamara, Purbalingga. Korban melakukan bunuh diri dengan cara mengikat leher dan menggantungkan dirinya ke pohon mahoni menggunakan tali terbuat dari nilon warna biru yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Menurut keterangan saksi Septian ( 22 ) Mahasiswa, alamat Desa Kalitinggar Kidul RT 02 RW 01 Kecamatan Padamara, Purbalingga  pada saat mencari burung dengan cara menembak menggunakan senapan angin, Septian melihat seorang laki-laki dalam keadaan tergantung di pohon mahoni dengan leher terikat tali tambang warna biru. Saksi berteriak memanggil saksi Rasmeja (60 ), Islam, Tani, Desa Kalitinggar RT 03 RW 03 Kecamatan Padamara, Purbalingga yang sedang memanen padi di sawah dengan jarak sekitar 100 m dari TKP.

Kemudian Rasmeja mendekati Saksi Septian di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya beberapa warga mendartangi TKP dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Padamara.

Korban melakukan gantung diri menurut keterangan saksi Rasmeja di karenakan korban merasa putus asa semenjak pisah ranjang dengan istrinya bernama Katem Alias Nini Pendek (90 ), dukun bayi, alamat Desa Kalitinggar 04 RW 03 dan karena menderita sakit pusing yang cukup lama dan tidak kunjung sembuh.

Menurut saksi Rasmeja sempat melihat sebelum meninggal, korban bangun tidur sekira pukul 12.30 WIB dan berjalan kearah kebun yang kemudian ditemukan dalam keadaan tergantung.Pada hari Kamis tanggal 23 Februari 2017 Korban juga memeriksakan diri ke Polindes Kalitinggar karena merasa pusing dan obat telah habis.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara petugas inafis polres purbalingga dan jenazah di periksa oleh tim dokter di simpulkan bahwa korban meninggal duni akibat bunuh diri dengan cara menggantungkan lehernya ke pohon mahoni Sehingga mengalami luka jeratan pada leher selebar 20 cm dan kemaluan mengeluarkan sperma serta mengeluarkan kotoran dari dubur dan tidak terdapat luka lain akibat kekerasan .dan tim inafis juga menemukan di dalam saku korban berupa tali plastik (rafia) warna abu-abu sepanjang 1 meter dan 2 tablet obat flu merk Contrex.

Mendasari keterangan dari dokter puskesmas Padamara tentang pemeriksaan jenazah, Kapolsek Padamara AKP Bambang Sidik S.,SH, menjelaskan kepada keluarga korban di dampingi oleh pihak aparat desa Kaur Kesra desa Kalitinggar, Saudara Akas  tentang sebab sebab kematian korban yang jelas dan murni di sebabkan karena bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali dan selanjutnya Kapolsek menyerahkan jenazah kepada keluarga korban untuk di makamkan.

"Setelah di lakukanya identifikasi atau pemeriksaan kepada korban dan dinyatakan oleh dokter meninggal karena gantung diri dan tidak terdapat luka akibat kekerasan kami selaku aparat dari kepolisian menyerahkan jenazah korban kepada bapak kades yg di wakili oleh Kaur Kesra desa kalitinggar dan keluarga korban untuk bisa di lakukan pemakaman, terang AKP Bambang Sidik S.,SH." (Humas Polsek Padamara /Riswanto / bharindonews.bkogspot.co.id).

Minggu, 26 Februari 2017

Polres Buleleng Lakukan Pengamanan Pilkedat di Pakraman Banyuasri



BULELENG- (27/2/2017) Jajaran Polres Buleleng Bali melakukan pengmanan pada acara Pilkedat (Pemilihan Kelian Desa Adat) di Desa Pakraman Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Minggu (26/2) yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA.

Pilkedat sendiri berlangsung di Wantilan Desa Pakraman Banyuasri, tepatnya Jalan Sudirman No. 21 Kelurahan Banyuasri, Dua orang kandidat sebagai Calon Kelian Desa Adat Pakraman Banyuasri adalah Nyoman Mangku Widiasa dan Nyoman Westha, S.Pd, M.Pd.

Ketua Panitia Pemilihan Kelian Desa Adat Banyuasri, I Made Wirawan, S.Pd, menyebutkan bahwa terdapat  578 (lima ratus tujuh puluh delapan) DPT ( Daftar Pemilih Tetap) dari pemilih utama atau kepala keluarga(laki-laki).

Dalam pemilihan kali ini, masyarakat yang hadir sejumlah  393 yang tidak hadir 185. Sementara untuk surat suara berjumlah 604 terpakai 393 sisa 211, lanjut I Made Wirawan.

Pemilihan Kelian Desa Adat Pakraman Banyuasri berlangsung hingga pukul 15.00 WITA dengan hasil Nyoman Mangku Widiasa memperoleh  199 suara, dan Nyoman Westha, S.Pd, M.Pd, memperoleh 193 suara serta satu suara tidak sah.

Anggota Polres Buleleng  yang didukung anggota Polsek Singaraja dan Bhabin Kelurahan Pakraman Banyuasin dengan dibantu  28 orang Pecalang Desa, siaga mengamankan jalannya Pilkedat hingga acara selesai. (Ardana / bharindonews.blogspot.co.id).