KEBUMEN – (20/3/2017)15 pucuk senjata api AK-2000 pembagian dari Polda Jateng di uji fungsi dan kelayakannya oleh Polres Kebumen.
Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH, SIK, MH melalui AKP Krida Risanto selaku Kasat Sabhara Polres Kebumen, senjata api jenis senapan serbu kaliber 5.56 mm, sebelum digunakan di lapangan harus diuji fungsi serta kelayakannya, Senin (20/03).
Dalam uji cobannya pada hari Sabtu (18/03), AKP Krida bersama dua Peleton Dalmas Sat Sabhara Polres Kebumen memilih lapangan tembak di tambang batu cadas desa Gemeksekti Kebumen untuk menjajal senjata inventaris baru tersebut.
“Sebelum digunakan untuk mendukung tugas personel di lapangan, senjata harus dipastikan benar benar siap. Maka dari itu, pengujian kami gelar untuk memastikan kesiapan senjata api sebelum dioperasionalkan,” jelas AKP Krida selaku penanggung jawab dalam kegiatan itu.
Menurut AKP Krida, senjata itu baru dua minggu diperoleh Polres Kebumen, kegiatan uji coba tersebut sekaligus untuk melatih para personelnya menggunakan senjata api otomatis atau senjata api serbu terbaru milik Polres Kebumen.
“Senjata ini biasanya digunakan oleh Brimob. Sehingga dalam uji coba itu, kami kenalkan kepada para personel Polres untuk menjajal senapan serbu,” beber AKP Krida yang ternyata adalah mantan Brimob senior.
Pembagian senjata api dari Polda itu bukan hanya Polres Kebumen yang mendapatkannya, namun seluruh Polres jajaran di Polda Jateng juga mendapatkan senjata yang sama.
Masih kata AKP Krida, senjata AK-2000 itu nantinya akan menggantikan senjata SKS yang menurutnya sudah cukup tua. Senjata SKS akan digudangkan, namun tetap digunakan untuk kepentingan insidentil.
AKP Krida yang ternyata adalah mantan Wadanki Sub Den C Brimob Kutoarjo menyambut gembira senjata pembagian itu. Seiring meningkatnya ancaman kejahatan, tentunya harus didukung senjata canggih dalam mengamankan kejahatan itu, tukasnya.
Dari hasil uji coba itu, AKP Krida menjelaskan, senjata api siap digunakan personelnya di lapangan.
“Nantinya senjata ini digunakan untuk pengamanan dan pengawalan objek vital, serta pengamanan khusus lainnya yang membutuhkan senjata api sebagai alat pendukung di lapangan,” tutupnya.
(humas/Polres Kebumen /bharindonews.blogspot.co.id).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar