Cari Blog Ini

Selasa, 28 Februari 2017

Polri Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan

JAKARTA– (1/3/2017) Mabes Polri, Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Polri) mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan Indonesia karena terbukti mengelola keuangan dengan baik di tahun anggaran 2016.

Hal ini di ungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani, saat Rakornas Pelaksanaan Anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) di APBN 2017 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan untuk kategori nilai pagu anggaran di atas Rp 10 triliun, peringkat 5 terbaik adalah Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, Kepolisian RI, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Sosial.

Ditambahkan Sri Mulyani, ada 11 indikator penilaian bagi kementerian/lembaga yang mendapatkan penghargaan.

“Ada 11 kriteria indikator yg jadi acuan untuk mengukur kinerja K/L, yang merupakan penjabaran dari evaluasi aspek kepatuhan pada regulasi, aspek efesiensi kegiatan pelaksanaan dan aspek kesesuaian,” terang Sri Mulyani.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan penilaian pemberian penghargaan sudah ditetapkan, mulai dari penyerapan anggaran, akurasi pencairan dana, ketertiban dalam penyampaian kontrak, hingga frekuensi revisi DIPA.

”Semoga dengan penghargaan para menteri, sekjen, itjen dapat mengenai setiap Rupiah yang dialokasikan di K/L, yang mana bukan hanya untuk layani kebutuhan instansi, melainkan untuk pembangunan nasional, ” tutur Sri Mulyani. (Tribratanews.polri.go.id).

Penulis :Tim
Editor :Kang Ikbal
Publish : Alam / Veri
Sumber : Detik.com

Senin, 27 Februari 2017

Polsek Padamara Evakuasi Korban Gantung Diri


PURBALINGGA - (27/2/2017) Petugas Polsek Padamara mendapati laporan adanya seorang laki laki meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara gantung diri di kebun Di desa kalitinggar Rt.03 RW.03 Kec.Padamara Kab.purbalingga. Senin ( 27/02/2017 ) sekira jam 13.30 wib.

Sesampainya petugas datang di tkp yang di pimpin oleh kapolsek padamara AKP BAMBANG SIDIK S.,SH. mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi dan memeriksa korban bersama dokter dari puskesmas kecamatan padamara bernama dr.DEWANTO dan tim INAFIS Polres Purbalingga 

Korban bunuh diri bernama Nasroji (80 ) tahun, Islam, Tani, alamat Desa Kalitinggar RT 03 RW 03  Kecamatan Padamara, Purbalingga. Korban melakukan bunuh diri dengan cara mengikat leher dan menggantungkan dirinya ke pohon mahoni menggunakan tali terbuat dari nilon warna biru yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Menurut keterangan saksi Septian ( 22 ) Mahasiswa, alamat Desa Kalitinggar Kidul RT 02 RW 01 Kecamatan Padamara, Purbalingga  pada saat mencari burung dengan cara menembak menggunakan senapan angin, Septian melihat seorang laki-laki dalam keadaan tergantung di pohon mahoni dengan leher terikat tali tambang warna biru. Saksi berteriak memanggil saksi Rasmeja (60 ), Islam, Tani, Desa Kalitinggar RT 03 RW 03 Kecamatan Padamara, Purbalingga yang sedang memanen padi di sawah dengan jarak sekitar 100 m dari TKP.

Kemudian Rasmeja mendekati Saksi Septian di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya beberapa warga mendartangi TKP dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Padamara.

Korban melakukan gantung diri menurut keterangan saksi Rasmeja di karenakan korban merasa putus asa semenjak pisah ranjang dengan istrinya bernama Katem Alias Nini Pendek (90 ), dukun bayi, alamat Desa Kalitinggar 04 RW 03 dan karena menderita sakit pusing yang cukup lama dan tidak kunjung sembuh.

Menurut saksi Rasmeja sempat melihat sebelum meninggal, korban bangun tidur sekira pukul 12.30 WIB dan berjalan kearah kebun yang kemudian ditemukan dalam keadaan tergantung.Pada hari Kamis tanggal 23 Februari 2017 Korban juga memeriksakan diri ke Polindes Kalitinggar karena merasa pusing dan obat telah habis.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara petugas inafis polres purbalingga dan jenazah di periksa oleh tim dokter di simpulkan bahwa korban meninggal duni akibat bunuh diri dengan cara menggantungkan lehernya ke pohon mahoni Sehingga mengalami luka jeratan pada leher selebar 20 cm dan kemaluan mengeluarkan sperma serta mengeluarkan kotoran dari dubur dan tidak terdapat luka lain akibat kekerasan .dan tim inafis juga menemukan di dalam saku korban berupa tali plastik (rafia) warna abu-abu sepanjang 1 meter dan 2 tablet obat flu merk Contrex.

Mendasari keterangan dari dokter puskesmas Padamara tentang pemeriksaan jenazah, Kapolsek Padamara AKP Bambang Sidik S.,SH, menjelaskan kepada keluarga korban di dampingi oleh pihak aparat desa Kaur Kesra desa Kalitinggar, Saudara Akas  tentang sebab sebab kematian korban yang jelas dan murni di sebabkan karena bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali dan selanjutnya Kapolsek menyerahkan jenazah kepada keluarga korban untuk di makamkan.

"Setelah di lakukanya identifikasi atau pemeriksaan kepada korban dan dinyatakan oleh dokter meninggal karena gantung diri dan tidak terdapat luka akibat kekerasan kami selaku aparat dari kepolisian menyerahkan jenazah korban kepada bapak kades yg di wakili oleh Kaur Kesra desa kalitinggar dan keluarga korban untuk bisa di lakukan pemakaman, terang AKP Bambang Sidik S.,SH." (Humas Polsek Padamara /Riswanto / bharindonews.bkogspot.co.id).

Minggu, 26 Februari 2017

Polres Buleleng Lakukan Pengamanan Pilkedat di Pakraman Banyuasri



BULELENG- (27/2/2017) Jajaran Polres Buleleng Bali melakukan pengmanan pada acara Pilkedat (Pemilihan Kelian Desa Adat) di Desa Pakraman Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Minggu (26/2) yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA.

Pilkedat sendiri berlangsung di Wantilan Desa Pakraman Banyuasri, tepatnya Jalan Sudirman No. 21 Kelurahan Banyuasri, Dua orang kandidat sebagai Calon Kelian Desa Adat Pakraman Banyuasri adalah Nyoman Mangku Widiasa dan Nyoman Westha, S.Pd, M.Pd.

Ketua Panitia Pemilihan Kelian Desa Adat Banyuasri, I Made Wirawan, S.Pd, menyebutkan bahwa terdapat  578 (lima ratus tujuh puluh delapan) DPT ( Daftar Pemilih Tetap) dari pemilih utama atau kepala keluarga(laki-laki).

Dalam pemilihan kali ini, masyarakat yang hadir sejumlah  393 yang tidak hadir 185. Sementara untuk surat suara berjumlah 604 terpakai 393 sisa 211, lanjut I Made Wirawan.

Pemilihan Kelian Desa Adat Pakraman Banyuasri berlangsung hingga pukul 15.00 WITA dengan hasil Nyoman Mangku Widiasa memperoleh  199 suara, dan Nyoman Westha, S.Pd, M.Pd, memperoleh 193 suara serta satu suara tidak sah.

Anggota Polres Buleleng  yang didukung anggota Polsek Singaraja dan Bhabin Kelurahan Pakraman Banyuasin dengan dibantu  28 orang Pecalang Desa, siaga mengamankan jalannya Pilkedat hingga acara selesai. (Ardana / bharindonews.blogspot.co.id).


Polisi Buleleng Sahabat Masyarakat



BULELENG- (26/2/2017) Dalam rangka menjaga kamtibcar (keamanan, ketertiban dan kelancaran) lalu lintas dan mengantispasi gangguan Kamtibmas, Kapolsek Kota Singaraja Kompol I. Nyoman Suarnata pada pukul 23.00 WITA bersama 22 personil  memimpin langsung  ke lapangan tepatnya di jalan Kartini Singaraja, Buleleng.

Kegiatan tersebut dilakukan mengingat di sepanjang jalan Kartini hampir setiap malam Minggu terdapat sekelompok anak muda yang membuat resah masyarakat dengan suara knalpot brongnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan telah diamankan 2 kendaraan roda dua dalam kondisi pretelan, knalpot brong .

Kapolsek.Kota Singaraja mengharapkan kepada masyarakat khususnya orang tua agar memperhatikan dan mengawasi putra putri mereka jangan sampai terjerumus dengan kegiatan yang negatif, yang pada akhirnya merugikan masa depan mereka. (Ardana / bharindonews.blogspot.co.id).

Anggota Polres Buleleng bersama TNI dan Masyarakat Bersihkan Tempat Ibadah



BELELENG- (26/2/2017) Anggota Polres Buleleng, Bali, kemarin Sabtu (25/2) sekira pukul 07.00 WITA melakukan gait bersih-besih di Pure Lebah Desa Suwug Kecamatan Sawan, Buleleng.

Kegiatan tersebut untuk mengaplikasikan Tiga Pilar Keamanan. Kerja bakti bersama dari unsur TNI-Polri, Babinkamtibmas dan Babinsa untuk membersihkan areal pura dan saluran air sekitarnya.

Personil gabungan TNI-Polri berama belasan orang bergabung dengan Perbekel, klian Desa Pekraman dan warga desa Suwug.

Kegiat berjalan aman dan lancar serta mendapat apresiasi positif dari masyarakat.
(Ardana / bharindonews.blogspot.co.id).

Kamis, 23 Februari 2017

KAPOLSEK BULELENG SANTUNI KORBAN BENCANA



BULELENG - Kamis.(19/01/17) kapolsek Kota Buleleng, Kompol Nyoman Suarnata bekerjasama dengan pihak pengusaha, memberikan sumbangan dalam bentuk sembako kepada masyarakat desa Pemaron Kecamatan Buleleng yang terkena bencana.angin puting beliung.

Disela-sela kegiatan Kapolsek memberikan himbauan  kepada masyarakat yang ditimpa musibah agar tabah dan sabar. Semoga uluran berupa bantuan tersebut bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban yang diakibatkan bencana puting beliung. (Ardana / bharindonews.blogspot.co.id).

Rabu, 22 Februari 2017

POLDA JAWA TENGAH MUSNAHKAN RIBUAN LEMBAR UANG PALSU



SEMARANG – (22/2/2017) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng musnahkan 31.361 lebar uang palsu hasil penyerahan dari Bank Indonesia Perwakilan Jateng, Rabu (22/2).
Disela kunjungan kerja di Ditreskrimsus Polda Jateng, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Drs. Indrajit S.H., memusnahkan ribuan uang palsu berbagai nominal dengan menggunakan alat penghancur kertas. Uang palsu tersebut merupakan penyerahan dari Bank Indonesia Perwakilan Jateng selama kurun waktu tahun 2014 sampai dengan 2016.
Dalam pemusnahan uang palsu tersebut Wakapolda jateng didampingi oleh Kepala Divisi Pengelolaan Uang Rupiah, Bapak Eko Purwanto juga didamping Dirkrimsus, Dirtahti, Karo SDM, Kepala Divisi dari BI dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jateng. (Humas Jateng / bharindonews.blogspot.co.id).

POLRES BULELENG AMANKAN PLENO REKAPITULASI HASIL PEMUNGUTAN SUARA PILKADA





BULELENG- (22/2/2017) Sebanyak 729 personil gabungan Sat Brimob Polda Bali, Dalmas Dit Sabhara Polda Bali serta gabungan personil Polres Buleleng dan Polsek jajaran Polres Buleleng yang terlibat dalam Ops Mantap Praja Buleleng 2017 dikerahkan untuk mengamankan Rapat Pleno Rekapitulasi Verifikasi hasil Pemungutan Suara di tingkat Kabupaten Buleleng pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng 2017 yang dipimpin oleh Ketua KPU Kab. Buleleng I Gede Suardana, S.Pd, M.Si, pada hari Rabu tanggal 22 Februari 2017 mulai pukul 10.30 wita bertempat di Kantor KPU Kab Buleleng, Jalan A.Yani No 95 Singaraja.

Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya, SIK, M.Si dengan Koordinator Pengamanan Kabag Ops Polres Buleleng KOMPOL I Made Joni Antara Putra, SH.

Personil pengamanan disebar pada beberapa titik pengamanan yang dipusatkan di Kantor KPUD Buleleng,  dan lokasi lain seperti Kantor Bupati Buleleng, Kantor DPRD Buleleng, Komplek Pasar dan Pertokoan serta SPBU dan persimpangan persimpangan jalan didalam Kota Singaraja.

Kegiatan Pengamanan berjalan tertib, aman dan lancar dan rangkaian Pengamanan berkahir pukul 13.30  Wita, kemudian dilanjutkan dengan Apel Konsolidasi akhir. (Ardana /bharindonews.blogspot.co.id).


POLRES KEBUMEN RINGKUS SPESIALIS PENCURI KENDARAAN BERMOTOR



KEBUMEN – (22/2/2017) Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kebumen kembali berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian spesialis kendaraan bermotor yang selama ini meresahkan masyarakat.

Semalam, Selasa (21/2/17), Unit Reskrim Polsek Klirong Polres Kebumen menangkap Faiz Faozi alias Doges (23), alamat Desa Tegalretno Rt.03 Rw.03 Kecamatan Petanahan, Kebumen. Dia ditangkap karena diduga telah melakukan pencurian sepeda motor Kawasaki Ninja milik Samidi, warga Desa Jogosimo Kecamatan Klirong, Kebumen yang dilaporkan hilang saat diparkir di teras rumahnya pada hari Senin (20/2/17).

Menurut Kapolsek Klirong AKP Diyono, SH, pelaku ditangkap di Pasar Gombong ketika berusaha menjual sepeda motor hasil curian itu. “Dengan dibantu masyarakat, anggota Polsek Klirong berhasil menangkap tersangka sebelum motor itu dijual.” Jelas AKP Diyono didampingi Kanit Reskrim Polsek Klirong Aiptu Edi Wibowo, SH di Mapolsek Klirong.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, tersangka Faiz Faozi yang ternyata seorang residivis spesialis pencurian dengan pemberatan itu mengaku selain mengambil motor Ninja itu, dia juga pernah melakukan pencurian sepeda motor Honda Vario di Desa Dorowati Kecamatan Klirong, Kebumen bersama seorang teman nya.

Mendengar pengakuan tersangka, Unit Reskrim Polsek pun menghubungi Sat Reskrim Polres Kebumen untuk meminta back up personil. Malam itu juga, Tim Gabungan berhasil menangkap Susanto alias Sudah (37) yang beralamat Desa Sidoharjo Rt.4 Rw.3 Kecamatan Sruweng, Kebumen dan menyita barang bukti sepeda motor Honda Vario warna putih.

“Para tersangka kami sidik karena diduga telah melakukan pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.” Jelas Kapolsek Klirong. (humas res Kebumen / bharindonews.blogspot.co.id).

Selasa, 21 Februari 2017

KAPOLRES KAMPAR HADIRI ACARA SYUKURAN PILKADA DAMAI DI MASJID ISLAMIC CENTRE BANGKINANG






BANGKINANG Selasa (21/2/2017) ba'da Isya, di Masjid Al-Ikhsan Islamic Centre Bangkinang dilaksanakan Syukuran Pilkada Damai yang dihadiri Imam Besar Masjid Islamic Centre Bangkinang Ustad Dr. H. Dasman Yahya Lc. Ma, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK, Kasatpol PP Kampar M. Jamil S. Sos yang mewakili Pj. Bupati, pengurus dan Jama'ah Masjid Islamic Centre, anggota Gugus Depan Pemuda Serambi Mekkah (GPSM) serta segenap Pejabat Utama dan Personil Polres Kampar.

Kegiatan syukuran ini dibuka oleh pengurus Masjid Islamic Centre Bangkinang Ustad Masnur Abdurrahman, dan kemudian meminta Kapolres Kampar untuk memberikan sambutannya.

Dalam sambutannya Kapolres Kampar menyampaikan beberapa hal antara lain, bahwa kondisi yang aman dan kondusif pasca Pilkada Kampar ini sebagai perwujudan do'a dan ikhtiar kita bersama yang perlu disyukuri.

Lebih lanjut Kapolres meminta agar semua elemen masyarakat termasuk tokoh masyarakat dan alim ulama untuk menyatukan kembali warga masyarakat yang terkotak-kotak karena beda pilihan dan beda dukungan pada Pilkada lalu, mari kita jalin kembali tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah untuk kemaslahatan bersama.

Kapolres juga memohon do'a dan dukungan semua pihak agar tahap akhir Pilkada Kampar ini dapat berjalan dengan aman, damai dan lancar yang melahirkan Pemimpin Daerah yang amanah sesuai harapan masyarakat.

Terkait pelaksanaan Rapat Pleno Penghitungan perolehan suara Pilkada Kampar yang akan digelar KPUD Kampar pada hari Kamis (23/2), disampaikan Kapolres bahwa masyarakat dapat mengikuti prosesnya melalui beberapa siaran radio swasta dan radio Pemda Kampar, tanpa harus beramai-ramai ketempat kegiatan karena perwakilan dari masing-masing Paslon dan saksi telah ditunjuk untuk menghadirinya langsung.

Usai sambutan Kapolres dilanjutkan tausyiah singkat oleh Imam Besar Masjid Islamic Centre Bangkinang Ustad Dr. H. Dasman Yahya Lc. Ma.

Dalam ceramahnya Ustad Dasman menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh anggota Forum Pilkada Damai dan terkhusus kepada penggagasnya Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK atas peran yang telah dijalankan dengan baik, semoga hal ini menjadi amal ibadah bagi kita.

Lebih lanjut disampaikan ustad Dasman, setelah kita memilih serta berikhtiar dan Allah SWT telah memberikan ketetapannya, untuk itu mari kita jalani dan tidak perlu kita pertentangkan lagi karena Allah tahu apa yang terbaik bagi kita semua.

Menutup tausyiahnya Imam Besar Masjid Islamic Centre Bangkinang ini menyampaikan bahwa Pemimpin yang baik adalah Pemimpin yang melaksanakan Amar makruf nahi mungkar.

Kegiatan syukuran ini diakhiri dengan acara makan bersama yang diikuti semua jamaah yang hadir, acara berakhir sekitar pukul 21.00 wib dan semua rangkaian acara berlangsung dengan aman dan lancar. (ALH / bharindonews.blogspot.co.id).


Rekonstruksi Pembunuhan Mantri Sugeng ; Pembunuhan Berencana, Tersangka Terancam Hukuman Mati



Rekontruksi Pembunuhan Mantri Sugeng Polres Kebumen Lakukan Pengamanan Ekstra

KEBUMEN - (21/2/2017) Satuan Reserse Kriminal Polres Kebumen menggelar rekontruksi kasus pembunuhan Mantri Sugeng Wahyudi (42) di Rumah Korban, di Desa Banjurpasar Kecamatan Buluspesantren, Selasa (21/02/17).

“Untuk mengamankan jalanya rekontruksi puluhan personil Polres Kebumen yang terdiri dari Satu peleton Dalmas Pelres Kebumen, personil sat reskrim Polres Kebumen dan dibantu personil Polsek Buluspesantren dikerahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban saat digelarnya rekonstruksi itu,” Ucap Kasubbbag Humas Polres Kebumen Akp Willy Budiyanto, SH., M.H.

Lanjut Willy, ratusan warga tampak berkerumun menyaksikan jalannya rekonstruksi itu, terutama di sekitar TKP (rumah korban). Akibat banyaknya warga yang datang personil Polres Kebumen harus melakukan pengamanan ekstra guna mengantisipasi warga yang anarkis untuk memaksa masuk ke TKP.

Masyarakat di lingkungan sekitar sempat emosi saat melihat korban dan jalanya rekontruksi namun hal itu dapat diantisipasi oleh petugas Polres Kebumen.     


“Kesiapan pengamanan dilakukan agar kegiatan berjalan lancar dan aman, mengingat banyak warga yang datang ingin menyaksikan proses reka ulang itu,” ujar Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH., SIK., MH

Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Kholiq Salis Hirmawan, SH mengatakan, tersangka memperagakan 21 adegan. Adegan dilakukan mulai dari persiapan pembunuhan, pelaksanaan sampai dengan membuang barang bukti dan kabur ke luar kota dengan membawa mobil dan barang berharga lainya.

Lanjut Kholiq, dalam rekonstruksi itu, tersangka DA, EA dan MG memperagakan langsung adegan mulai dari datang ke rumah korban, proses pembunuhan, membuang sepatu yang digunakan dan pergi meninggalkan rumah korban. Tersangka tampak lancar memperagakan setiap adegan dalam rekonstruksi itu.


"Dilihat dari jalannya rekonstruksi yang dilakukan tersangka mulai dari mempersiapkan alat yang digunakan, diduga kuat tersangka telah merencanakan aksi pembunuhannya,” jelas Kholiq

“Masyarakat berharap kepada pihak kepolisian agar para tersangka dapat dihukum seberat-beratnya, karena korban dikenal baik dihadapan masyarakat sekitar, suka menolong dan tidak punya masalah dengan masyarakat sekitar,” ucap salah satu tetangga korban yang ikut menyaksikan rekontruksi itu.


“Para tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana untuk tersangka DA, yang ancaman hukumanya selain diancam dengan pidana mati, pelaku tindak pidana pembunuhan berencana juga dapat dipidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun. Dan untuk MG dan EA dikenakan pasal 339 KUHP jo pasal 365 tentang pembunuhan dengan pemberatan yang disertai kekerasan dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya dua puluh tahun.” Terang Kasat Reskrim. (humas/polres kebumen / bharindonews.blogspot.co.id).



Sabtu, 18 Februari 2017

KAPOLRES KAMPAR SERUKAN JAGA SILATURAHMI PASCA PILKADA



BANGKINANG Sabtu (18/2/2017), tiga hari pasca pemungutan suara Pilkada Kampar, semua PPK di 21 kecamatan telah selesai melaksanakan Rapat Pleno penghitungan perolehan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kampar tahun 2017 ditingkat Kecamatan dan telah mengirimkan kembali logistik Pilkada ke KPUD Kampar.

Terkait tahapan Pilkada Kampar ini, Kapolres telah memerintahkan jajarannya yang diperkuat personil BKO Brimob Polda Riau dan Jajaran TNI untuk atensi terhadap pengamanan logistik Pilkada ini.

Seluruh anggota diberikan penekanan khusus untuk mengawal dan mengamankan tahap akhir Pilkada Kampar ini agar sukses secara keseluruhan dan berjalan sesuai jadwal tanpa ada kendala.

Disamping itu personil gabungan ini akan melakukan kegiatan-kegiatan preventif dengan berpatroli keseluruh kawasan untuk mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.

Kepada para Paslon, Tim Sukses dan simpatisannya, Kapolres menghimbau untuk bersabar menunggu penghitungan resmi di tingkat KPUD yang dijadwalkan pelaksanaannya pada tanggal 22 - 24 Februari 2017, selain itu para Paslon dan Tim Sukses juga dihimbau untuk dapat menahan diri dengan tidak melakukan eforia atau hal-hal lain yang bersifat memprovokasi.

Kepada masyarakat juga dihimbau untuk bijak dalam menerima setiap informasi, jangan terpengaruh dan terpancing dengan isu-isu yang tidak jelas dan dapat memprovokasi masyarakat untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan etika, hukum dan perUndang-undangan.

Jalin kembali tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah yang mungkin saja sempat terganggu akibat beda pilihan dan beda dukungan pada Pilkada lalu, siapapun nanti yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kampar periode 2017 - 2022, adalah pilihan masyarakat Kampar dan Pemimpin bagi seluruh masyarakat yang akan menjalankan tugas dan pengabdian serta amanah yang diberikan kepadanya.

Kapolres kembali menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat Kampar atas terselenggaranya Pemungutan Suara Pilkada Kampar tahun 2017 ini dengan aman dan damai, hal ini tidak terlepas dari peran kita semua mulai dari pihak penyelenggara, aparat keamanan dari semua unsur, Pemerintah Daerah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda dan juga media yang ikut mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang edukatif.

Jaga terus situasi yang kondusif ini untuk Kampar kedepan yang lebih baik, jelas Kapolres Kampar mengakhiri himbauannya. (ALH / bharindonews.blogspot.co.id).

Bhabinkamtibmas Polres Kebumen Membaur dengan Warga Bersihkan Longsoran Lumpur di Sampang



KEBUMEN - (18/2/2017) Melihat kondisi rumah salah satu warga binaanya yang tertimbun longsor, Bripka Riyanto personel Bhabinkamtibmas Polsek Sruweng Polres kebumen tidak bisa tinggal diam.

Rumah Sanwarni warga desa Sampang yang dilaporkan sebagian rumahnya tertimbun longsor membuat Bripka Riyanto terketuk hatinya.

Saat sebagian tengah menikmati liburan akhir pekannya, Sabtu (18/02) Bripka Riyanto membaur bersama warga sekitar bekerja bakti menyingkirkan lumpur yang menutupi rumah Sanwarni.

Menggunakan cangkul, Riyanto bersama warga sekitar membersihkan lumpur.

Saat dihubungi, Bripka Riyanto menjelaskan, bahwa desa binaannya itu (Desa Sampang) rawan sekali longsor.

Longsor tersebut karena hujan lebat yang mengguyur Sempor beberapa hari belakangan.

Atas kejadian itu, Bripka Riyanto mengatakan, tidak ada korban jiwa dan rumah Sanwarni adalah yang terparah karena dekat dengan tebing.

Saat terhubung melalui telepon selullar, Kapolsek Sempor Polres Kebumen AKP Wasidi, mengatakan jika Wilayah hukumnya sangat berpotensi longsor, terutama saat hujan.

Kondisi tanah yang labil, serta mulai gundulnya pegunungan menjadi faktor utama longsor yang sering melanda wilayah sempor.

Selain itu Wasidi menandasakan, wilayah yang paling rawan longsor adalah desa Sampang atau desa binaan Bripka Riyanto.

(humas/polres kebumen / bharindonews.blogspot.co.id).


Jumat, 17 Februari 2017

Nyawa Dibayar Nyawa, Sidang Pembacaan Putusan Terdakwa Paijo berakhir Ricuh



KEBUMEN – (17/2/2017) Sidang putusan aksi pembunuhan yang dilakukan oleh Paijo, berakhir ricuh. Puluhan massa dari pihak korban menginginkan agar Nyawa Dibayar Nyawa, Jumat (17/02).

Puluhan massa memaksa menerobos barikade Dalmas Polres Kebumen yang sejak pagi standby di Kantor Pengadilan Negeri Kebumen untuk mengwal jalannya sidang.

Sejumlah spanduk bertuliskan Nyawa Dibayar Nyawa, Paijo Preman Meresahkan Masyarakat, Kami Minta Keadilan, Paijo Penyakit masyarakat,  dibentangkan membuat suasanan semkain mencekam.

Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh, massa dari pihak korban tidak puas dengan keputusan Ketua PN Kebumen, dan tetap memaksa agar Paijo dihukum sebarat beratnya (dihukum mati).

Setelah melalui negosiasi antara pihak Pengadilan Kebumen dengan massa pendukung pihak korban, akhirnya dijinkan masuk untuk mengikuti jalannya persidangan.

Karena keterbatasan tempat akhirnya bebrapa perwakilan saja yang diperbolehkan masuk. Namun ternyata, didalam ruang sidang, massa pro Paijo juga terlihat mengikuti jalannya sidang, namun tempatnya dipisahkan dan dijaga ketat oleh Polres Kebumen.

Saat mendebarkan pun tiba, saat dibacakan putusan hasil musyawarah bahwa terdakwa (Paijo) tidak terbukti bersalah melakukan pembunuhan.

Buntut dari keputusan itu, massa pendukung korban tidak puas dengan hasil yang telah dibacakan, dan membakar ban bekas sebagai wujud protes.

Saat dimintai keterangan atas aksi ricuh ini, AKP Krida Risanto selaku Kasat Sabhara Polres Kebumen dan sekaligus Perwira pengendali dalam pengawalan sidang putusan Paijo mengatakan, bahwa aksi itu hanyalah simulasi, pelatihan menghadapi massa yang ricuh saat proses persidangan.

Dijelaskan AKP Krida, Suasana itu memang sengaja diciptakan dalam rangka pelatihan yang melibatkan Polres Kebumen dan Pengadilan Negeri Kebumen dalam mengatasi jalannya persidangan yang ricuh.
Polres Kebumen sendiri menurunkan satu peleton dalmas inti dalam simulasi yang diselenggrakan hari Jumat (17/02) pagi di Kantor Pengadilan Negeri Kebumen tersebut.

Untuk massa dalam aksi itu,  diperankan oleh pegawai pengadilan agar situasi mendekati sungguhan dengan aksi yang sebenarnya.
(humas/polres Kebumen /bharindonews.blogspot.co.id).






KAPOLRES KAMPAR PIMPIN SUJUD SYUKUR SAAT LEPAS KEPULANGAN BKO POLDA RIAU USAI PAM PILKADA




JUMAT (17/2/2017) sekira pukul 11.00 wib, Polres Kampar mengadakan Apel Pemulangan Personil BKO Polda Riau dan Polres Rohul yang diperbantukan untuk perkuatan pengamanan pemungutan suara Pilkada Kampar tahun 2017.

Apel ini dilaksanakan di lapangan Upacara Mapolres Kampar dengan Pimpinan Apel Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK dan diikuti 230 Personil BKO Polda Riau serta 30 Personil Polres Rohul.

Pada kesempatan Apel ini, Kapolres Kampar menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh personil BKO Polda Riau dan Polres Rohul, yang telah melaksanakan pengamanan pemungutan suara di TPS dan pengamanan Rapat Pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat PPK yang telah berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.

Kesuksesan ini tidak terlepas oleh peran semua pihak, baik penyelenggara, pihak keamanan dari jajaran Kepolisian, TNI, maupun Pemda Kampar serta seluruh elemen masyarakat termasuk media yang telah mendukung terwujudnya Pilkada Kab. Kampar yang aman dan damai.

Kepada anggota yang akan kembali ke kesatuan asalnya ini dipesankan Kapolres untuk berhati dalam perjalanan dan utamakan keselamatan, disamping itu Kapolres Kampar juga titip pesan dan ucapan terimakasih kepada Pimpinan Kesatuannya serta keluarga yang ditinggal dirumah, semoga tugas yang telah dilakukan ini juga bernilai ibadah bagi kita semua, ungkap Kapolres.

Pada kesempatan ini Kapolres Kampar memimpin Sujud Syukur dilapangan apel ini bagi seluruh peserta apel atas kesuksesan tugas pengamanan Pilkada Kampar ini, semoga Allah SWT meridhoi semua pengabdian yang telah kita lakukan terhadap masyarakat, bangsa dan negara.

Usai pelaksanaan apel, semua personil yang akan kembali ke kesatuan asalnya ini bersalaman dengan Kapolres Kampar serta beberapa Pejabat Utama Polres Kampar lainnya, sembari memberikan oleh-oleh atau cendera mata dari Kapolres Kampar untuk dibawa pulang oleh mereka.

Kegiatan berakhir pada pukul 11.45 wib, dan semua rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. (ALH / bharindonews.blogspot.co.id).





Kamis, 16 Februari 2017

PILKADA AMAN DAN DAMAI, KAPOLRES KAMPAR APRESIASI KEDEWASAAN MASYARAKAT KAMPAR


BANGKINANG Kamis (16/2/2017), Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK,  menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kampar atas terselenggaranya Pemungutan Suara Pilkada Kab. Kampar tahun 2017 secara aman dan damai.

Kapolres juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para Paslon, Timses dan Simpatisannya, dan juga pihak Penyelenggara Pilkada serta Aparat Keamanan dari TNI, Polri, Pemda serta seluruh lapisan masyarakat, yang telah berpartisipasi memberikan hak suaranya dan turut menjaga suasana aman, damai, penuh persaudaraan yang mencerminkan kedewasaan dan sikap demokratis masyarakat.

"Tidak sia-sia upaya kita selama ini, untuk mewujudkan Pilkada Kampar tahun 2017 agar berjalan dengan aman dan damai", ujar Kapolres, mari terus kita pelihara suasana ini hingga tahap akhir pelaksanaan Pilkada maupun setelahnya.

Kapolres juga menghimbau semua pihak untuk bersabar menunggu hasil penghitungan suara resmi dari KPUD Kampar, tetap jaga keamanan, ketertiban dan kerukunan, siapapun yang terpilih nantinya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kampar adalah Pemimpin bagi seluruh masyarakat Kampar dan bukan lagi sebagai Pimpinan Kelompoknya saja, himbau Kapolres. (ALH / bharindonews.blogspot.co.id).

KAPOLRES KAMPAR KONTROL GUDANG LOGISTIK KPUD DAN ARAHKAN PETUGAS UNTUK DISIPLIN SERTA TINGKATKAN PENGAWASAN




BANGKINANG Kamis (16/2/2017) malam, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK melakukan pengecekan ke gudang logistik KPUD Kampar, sehubungan telah masuknya sebagian kotak suara beserta logistik Pilkada dari sejumlah PPK yang telah menyelesaikan Rapat Pleno rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara tingkat kecamatan.

Pada kesempatan ini Kapolres Kampar memberikan arahan kepada anggota Kepolisian yang ditugaskan untuk mengamankan logistik Pilkada ini, beberapa penekanan disampaikan Kapolres kepada anggotanya antara lain agar melaksanakan tugas ini dengan serius dan penuh rasa tanggung jawab.

Lebih lanjut disampaikan Kapolres bahwa tidak dibenarkan siapapun yang tidak berkepentingan memasuki areal penyimpanan logistik Pilkada ini dan lakukan pengamanan melekat serta bersinergi dengan pihak KPU yang ditugaskan di gudang logistik KPUD Kampar ini.

Tingkatkan pengawasan dan jangan under estimate, laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya agar kelancaran dan kesuksesan semua tahapan Pilkada ini dapat terwujud, ujar Kapolres kepada anggotanya.

Saat ditanyakan tentang kunjungannya ke gudang logistik KPUD Kampar ini, Kapolres Kampar yang akrab dengan semua lapisan masyarakat ini menyampaikan, bahwa hal ini sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap personil yang bertugas dan juga merupakan komitmen pihak Kepolisian untuk mengamankan semua tahapan Pilkada agar berjalan dengan aman, damai dan Jurdil, jelas Kapolres. (ALH / bharindonews.blogspot.co.id).






Senin, 13 Februari 2017

Anak Anak TK dari Adimulyo, Belajar Bareng Polisi



KEBUMEN – (14/2/2107) Upaya mendekatkan diri kepada anak anak sejak dini terus digiatkan Polres Kebumen. Kali ini program polisi sahabat anak (Polsanak) dilakukan Sat Lantas Polres Kebumen dengan mengundang sejumlah TK gugus kecamatan adimulyo, Selasa (14/02).

Dalam kegiatan itu, sebanyak 240 siswa TK belajar bersama Sat Lantas Polres Kebumen. Mulai dari pengenalan rambu rambu hingga sejumlah kendaraan yang digunakan untuk opersaional Polres Kebumen dikenalkan kepada peserta.

Dikatakan Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH, SIK, MH kegiatan ini agar polisi semakin dekat dengan anak anak, dan tidak lagi menjadi hal menakutkan di mata mereka.

Dalam kesempatan itu juga, murid murid TK yang pada saat belajar di Polres didampingi guru pendamping dan wali murid berkesempatan mengenal lebih dekat tentang pekerjaan polisi.

“Mereka diajak berkeliling gedung Polres Kebumen, melihat langsung situasi para polisi yang sedang bekerja,” ucap AKBP Alpen.

Adanya kegiatan Polsanak ini, AKBP Alpen mengatakan, kedepan akan terus melakukan kegiatan serupa. Selain untuk mendekatkan polisi di hati anak anak, kedepan diharapkan mereka akan dapat menjadi mitra polisi ketika dewasa.
(humas/polres kebumen / bharindonews.blogspot.co.id)




TIM SABER PUNGLI KAMPAR DISEBAR UNTUK CEGAH DAN ANTISIPASI POLITIK UANG PADA PILKADA KAMPAR


BANGKINANG Selasa (14/2/2017), Untuk mendukung terselenggaranya Pemilukada Kab. Kampar tahun 2017 yang bersih serta mengantisipasi praktek money politics (politik uang), Tim Saber Pungli Kab. Kampar disebar ke sejumlah wilayah di Kabupaten Kampar.

Tim Saber Pungli Kab. Kampar ini merupakan Tim Terpadu yang anggotanya terdiri Personil Reskrim dan Intel Polres Kampar, Intel Kodim 0313/KPR dan Yonif 132/ Bimasakti serta dari Jajaran Pemda Kampar.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK didampingi Kasat Reskrim AKP Bambang Dewanto SH selaku Kasatgas Gakkum Tim Saber Pungli ini, saat ditanyakan tentang kegiatan Tim Saber Pungli ini menyampaikan, bahwa hal ni sebagai bentuk kepedulian kita untuk mendukung terwujudnya Pilkada Kampar yang Bersih, Damai dan Jurdil serta bebas dari praktek money politics.

Kepada masyarakat juga diharapkan kerjasamanya untuk memberikan informasi yang akurat, agar bisa ditindaklanjuti dengan tepat dan cepat berdasarkan hukum dan ketentuan perUndangan-undangan yang berlaku.

Kepada para Paslon dan Tim Sukses dihimbau untuk tidak melakukan penyuapan atau pemberian uang maupun barang dengan maksud mempengaruhi pilihan orang saat pemungutan suara, dan kepada masyarakat juga dihimbau untuk menolaknya bila ada yang memberikan sesuatu barang atau uang terkait pelaksanaan Pilkada Kampar ini, Mari Bersaing Secara Sportif" ujar AKBP Edy Sumardi yang dinilai sukses mengamankan Pilkada Kuansing tahun 2015 lalu saat menjabat sebagai Kapolres di daerah tersebut. (Humas Res Kampar, Riau / bharindonews.blogspot.co.id).

Sabtu, 11 Februari 2017

Wakapolda Jawa Tengah Bernostalgia di Kebumen



KEBUMEN -11/2/2017) Wkapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol. Drs. Firli, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Kebumen, hari ini, Sabtu (11/2). Menggunakan helikopter, Jenderal bintang satu yang pernah menjabat sebagai Kapolres Kebumen ini tiba sekira pukul 08.00 WIB di alun-alun Kebumen.
Dalam Kunjungan Waka Polda Jateng Brigjen Pol.Drs. H. Firli, M.Si disambut Wakil Bupati Kebumen, KH. Yazid Mahfud dan Kapolres Kebumen AKBP Alpen SH.,SIK. M.H, Sabtu (11/02).
Dalam pengarahan Wakapolda di Polres Kebumen di Aula Mapolres, beliau yang menjabat Kapolres Kebumen pada tahun 2006-2007 selama 1 th 5 hari berpesan agar anggota harus bisa menciptakan Guyubnya masyarakat di kebumen dgn Kepolisian, tidak ada konflik yang berkepanjangan.
“Jalin komunikasi yang intensif kepada seluruh elemen masyarakat,” Pesan Wakapolda Jateng.
“Rasa cinta kepada seluruh anggota & masyarakat yang dilayani agar masyarakatpun cinta kepada polri,” tambah Wakapolda Jateng Brigjen Pol Drs. Firli M.Si.
Situasi terkini kita menghadapi tantangan berupa gerakan-gerakan yang mengancam integrasi bangsa, hal ini harus diwaspadai.
Tidak perlu ada lagi yang mempersoalkan kebhinekaan kita karena dengan kebhinnekaan itulah kita bisa menyatukan kekuatan kita, inilah yang dianugerahkan Tuhan kepada kita.
“Polisi harus bisa menjamin dan mengamankan kemerdekaan beragama, bila ada yang menghalangi harus kita tindak tegas. Agar tercipta keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutup Wakapolda.
Wakapold juga menyempatkan bersilaturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat di Pesantren Al Huda Jetis, Kebumen. Menurut informasi yang beredar, Brigjen Firli akan dipromosikan menjadai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggantikan Brigjen Pol. Drs. Umar Septono yang menempati jabatan baru sebagai Kakor Sahabara Baharkam Mabes Polri.
(Peliput : Arie / bharindonews.blogspot.co.id)




Jumat, 10 Februari 2017

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kebumen, NU dan Muhammadiyah Kebumen Tidak Ikut Aksi 112



KEBUMEN -(10/2/2017) Ketua Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) daerah Kebumen,  Mahfud didampingi H. Saefudin serta anggota DPD 1 HTI  Jawa Tengah, Zulhaidar, SH, hari ini, Jumat (10/2) mengadakan kunjungan silaturahmi ke Polres Kebumen. Diterima di ruang Kasat Intelkam Polres Kebumen, pimpinan HTI berkomitmen tidak akan memberangkatkan perwakilan pada Aksi 112 di Jakarta.

Hizbut Tahrir Indonesia akan melakukan kegiatan lain pada Hari Minggu tgl 12 Pebruari 2017, berupa kajian keislaman di Mushola Kutowinangun yang diasuh oleh KH Saefudin.

HTI akan mengintensifkan sinergi dengan kepolisian dalam kegiatan yang positif, seperti pencegahan terorisme dan kekerasan, mencegah kenakalan remaja, mencegah penyalahgunaan narkoba yang lebih bermanfaat untuk umat.

Sebelumnya Pimpinan Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kebumen dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen juga sepakat untuk tidak akan ikut ambil bagian atau mengikuti acara 112 di Jakarta. Hal ini disampaikan di hadapan Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH, SIK, MH saat bertatap muka dengan para Ulama di Gedung SMK Maarif Jalan Kusuma, Kebumen, Senin (6/2/17).

Dalam pertemuan singkat itu, Kapolres Kebumen menyambut baik dan berterima kasih atas komitmen para ulama dalam menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia ini.

Disamping itu, AKBP Alpen juga berharap kepada para ulama untuk memberikan pemahaman kepada para santri dan pengikutnya untuk tidak mudah terprovokasi oleh kabar atau informasi yang tidak jelas sumber nya yang akhir-akhir ini banyak dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang bertujuan untuk memecah belah bangsa. (Humas Polres Kebumen / bharindnews.blogspot.co.id)

Rabu, 01 Februari 2017

Rektor IAINU Kebumen Kecipratan Uang Suap Dikpora



KEBUMEN- (2/2/2017) Tiga saksi dihadirkan pada sidang lanjutan tindak pidana korupsi suap proyek pejabat pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kebumen dengan terdakwa Hartoyo yang digelar di Pengadilan Tinggi Korupsi (Tipikor), Semarang Selasa (31/1/2017).

Qolbin Salim, salah satu saksi yang diperiksa menyampaikan kemana saja uang suap mengalir.
Atas suruhan terdakwa, Qolbin Salim mengaku dia mengantarkan uang comitmen fee agar terdakwa bisa mengerjakan proyek alat peraga pada Dikpora Kebumen terkait pokok-pokok pikiran (pokir) Komisi A DPRD Kebumen pada APBD Perubahan 2016.

Terdakwa yang saat itu tidak berada di Kebumen, lantas meminta Salim untuk berkoordinasi dengan Siti Solichah, istri terdakwa yang tinggal di Desa Kebadongan Kecamatan Klirong.

Hingga kemudian, pada 16 Oktober 2016, Salim membawa uang sejumlah Rp 77 juta dalam dua amplop terpisah, masing-masing berisi Rp 75 juta dan Rp 2 juta. Dari jumlah tersebut, diserahkan sepenuhnya kepada Sigit Widodo di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen.

Oleh Sigit Widodo, uang Rp 75 juta diambilnya sebanyak Rp 5 juta untuk dirinya sendiri. Sementara, Rp 70 juta akan diserahkan kepada Mantan Komisi A DPRD Kebumen Yudi Trihartanto.
Adapun Rp 2 juta, menurut Qolbin Salim dia serahkan kepada Rektor IAINU Kebumen, Imam Satibi. "Atas arahan Sigit Widodo, uang Rp 2 juta saya serahkan kepada Imam Satibi yang pada hari itu berada di rumah dinas Wakil Bupati," kata Salim kepada majelis hakim.

Tidak jelas mengapa Hartoyo memberikan uang tersebut kepada Imam Satibi. Pun demikian, untuk apa uang tersebut diberikan.

Yang pasti, pada 16 Oktober tersebut, Sigit Widodo dan Yudi Trihartanto tertangkap tangan satgas KPK. Dari tangan keduanya, Satgas KPK menyita uang Rp 70 juta yang diberikan Hartoyo lewat Qolbin Salim. Di persidangan sebelumnya terungkap, uang Rp 70 juta tersebut rencananya akan dibagi-bagikan kepada anggota Komisi A DPRD Kebumen pada Senin (17/10/2016), bertepatan dengan rencana para angggota dewan ke Bali.

Seperti diketahui, Hartoyo, Komisaris PT OSMA menyuap Yudi dan Sigit agar bisa mendapatkan proyek alat peraga senilai Rp 750 juta pada kegiatan proyek Dikpora Kebumen bersumber anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) Komisi A DPRD Kebumen. Agar bisa memeroleh proyek itu, Hartoyo menyerahkan uang Rp 75 juta atau 10 persen dari nilai proyek untuk Pokir.

Selain Pokir, Hartoyo juga didakwa menyuap proyek dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan. Total Rp 150 juta uang yang dikeluarkan Hartoyo demi mendapatkan proyek-proyek tersebut. Uang itu diberikan Hartoyo lewat Qolbin Salim, Kepala Cabang OSMA di Kebumen dan orang kepercayaannya.

Yudi dan Sigit dan Hartoyo sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Kemudian, KPK menetapkan Sekretaris Daerah Adi Pandoyo dan pengusaha sekaligus Aktivis Basikun Suwandi Atmojo alias Ki Petruk. Belakangan terungkap, Hartoyo menyuap Adi Pandoyo melalui Ki Petruk.
Selain Qolbin Salim, persidangan pada Selasa kemarin juga menghadirkan Kasran (advokat) serta Juberlan Sihite, orang kepercayaan Haratoyo.(cah /kebumenekspres.com)